Gema risiko delisting di pasar modal Indonesia sempat menaikkan tensi, namun HOTL membalasnya dengan komitmen publik yang tegas untuk menyampaikan Laporan Tahunan 2024 tepat waktu. Dalam keterbukaan informasi yang dihadirkan BEI, perusahaan menyatakan rencana memperbaiki alur pelaporan meski kendala audit sedang berjalan. Cetro Trading Insight melihat langkah ini sebagai sinyal positif terhadap transparansi perusahaan dan kemampuan HOTL menjaga kepercayaan investor dalam periode transisi regulasi.
HOTL menegaskan komitmen untuk patuh pada regulasi pasar modal, termasuk penyampaian Laporan Tahunan 2024 tanpa penundaan lebih lanjut. Upaya ini dilakukan untuk menjaga kepercayaan investor dan kelangsungan usaha di tengah dinamika regulasi yang kian kompleks. Cetro Trading Insight menilai langkah ini sebagai sinyal positif terhadap transparansi perusahaan.
Melalui keterbukaan informasi BEI, perseroan menyampaikan bahwa komitmen tersebut telah menjadi bagian dari program perbaikan internal. Surat resmi disampaikan untuk menjelaskan status pelaporan dan rencana penyelesaian kewajiban publik. Fokus utama HOTL adalah menyelaraskan tindakan operasional dengan persyaratan pasar modal agar tidak memberatkan pemegang saham.
Direktur Utama HOTL menekankan bahwa upaya perbaikan terus berjalan, terutama terkait pemenuhan Laporan Tahunan 2024 meskipun ada hambatan audit. Ia menegaskan komitmen perusahaan untuk segera memenuhi kewajiban begitu proses audit dan penerbitan STTD KAP selesai. Dengan demikian, perusahaan berharap menjaga posisi di papan pencatatan tanpa mengesamping kepatuhan hukum.
Kendala utama muncul dari belum diterbitkannya Surat Tanda Terdaftar STTD oleh OJK, yang melibatkan KAP Jonnardi Jamaludin Sukimto & Rekan. Proses administrasi ini membuat penyampaian Laporan Keuangan Audit per 31 Desember 2024 tertunda. HOTL menyatakan siap menuntaskan masalah teknis segera begitu STTD terbit.
OJK saat ini memroses STTD sehingga jadwal publikasi laporan menjadi tidak pasti. Perusahaan menegaskan bahwa upaya pemulihan kepatuhan tetap menjadi prioritas. Cetro Trading Insight menyatakan pembaruan ini penting untuk menjaga likuiditas saham dan persepsi pasar.
Direktur Utama menegaskan HOTL akan menyampaikan Laporan Tahunan 2024 kepada BEI sejurus STTD terbit, dan perusahaan berkomitmen mematuhi seluruh peraturan pasar modal. Perusahaan juga menegaskan kesiapan berkoordinasi dengan otoritas untuk mempercepat proses jika memungkinkan. Langkah ini dinilai sebagai bagian dari tekad perusahaan untuk menjaga integritas pencatatan sekaligus melindungi pemegang saham.
Bagi investor, berita ini memberikan gambaran mengenai risiko delisting yang masih bisa muncul jika kewajiban tidak terpenuhi. Namun, dengan komitmen yang disampaikan HOTL, terdapat peluang bagi pemulihan kepercayaan secara bertahap. Cetro Trading Insight menyarankan para investor untuk tetap memantau perkembangan serta sumber keterbukaan perusahaan.
Panorama pasar menyiratkan bahwa BEI akan menilai langkah HOTL berdasarkan kepatuhan dan kapasitas perusahaan untuk memenuhi kewajiban. Bursa juga menjelaskan bahwa suspensi efek selama 24 bulan menjadi indikator potensi delisting jika tidak ada indikasi pemulihan. Investor disarankan untuk memahami risiko dan kebijakan baru yang bisa memengaruhi likuiditas saham.
HOTL menegaskan niatnya untuk menuntaskan semua kewajiban publik sesegera mungkin setelah STTD terbit, sambil terus membangun kerja sama dengan regulator dan pemangku kepentingan. Perusahaan menilai bahwa transparansi adalah pilar utama dalam menjaga stabilitas harga saham. Dengan langkah tersebut, Cetro Trading Insight melihat peluang pemulihan hubungan dengan investor seiring berjalannya waktu.