IHSG Menguat 1,19% Tertahan di Zona Hijau, BUMI, BMRI, BBCA Jadi Penopang Transaksi Hari Ini

IHSG Menguat 1,19% Tertahan di Zona Hijau, BUMI, BMRI, BBCA Jadi Penopang Transaksi Hari Ini

trading sekarang

Pada perdagangan Rabu, 18 Februari 2026, IHSG berakhir di zona hijau dengan level 8.310, naik 1,19 persen. Pergerakan ini mencerminkan respons positif terhadap dinamika ekonomi domestik serta penantian terhadap laporan kuartal yang akan datang. Nilai transaksi hari itu mencapai Rp23,63 triliun, menunjukkan likuiditas pasar yang tetap kuat dan siap menopang pergerakan saham unggulan. Pelaku pasar menghadirkan optimisme yang relatif terjaga meski masih dihadapkan pada risiko global yang fluktuatif.

Di antara saham berkapitalisasi besar, nilai transaksi tertinggi dipimpin oleh Bumi Resources Tbk (BUMI) sebesar Rp3,01 triliun, disusul oleh Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp1,10 triliun dan Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp911,37 miliar. Pergerakan ini menegaskan pandangan bahwa sektor sumber daya alam, perbankan, dan sektor keuangan tetap menjadi motor likuiditas IHSG. Analis mencatat bahwa minat investor terhadap emiten sedalam itu tetap kuat, meski dinamika pasar global masih menjadi faktor penentu utama alokasi dana.

Secara makro, momentum hari ini dipicu pemantauan kinerja korporasi dan kebijakan moneter yang cenderung stabil. Secara teknikal, opsi-opsi alokasi portofolio kerap mengacu pada level support-resistance utama IHSG, sementara ekspektasi laba perusahaan menjadi pendorong utama pengambilan keputusan investasi. Dengan demikian, prospek jangka menengah IHSG bergantung pada bagaimana sentimen global merespons data makro dan rilis ekuitas domestik berikutnya.

Deretan saham top gainer dipimpin oleh Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) yang menguat 34,52 persen menjadi Rp226 per saham. Transaksi harian mencapai sekitar Rp705 miliar, mencerminkan minat beli yang kuat meski volatilitas harga tetap tinggi. Kenaikan signifikan ini menambah dinamika pasar saham infrastruktur yang tengah dicermati investor sebagai potensi penggerak pertumbuhan di sektor terkait.

Posisi kedua ditempati PART (Cipta Perdana Lancar Tbk) dengan lonjakan 34,33 persen menjadi Rp180 per saham. Emiten produsen komponen otomotif dan elektronik ini sempat mengalami auto reject atas sejak sesi pembukaan, menunjukkan adanya tekanan permintaan positif dan animo pasar yang tinggi terhadap saham-saham manufaktur lokal. Pergerakan PART menandai momentum spekulatif yang sedang berlangsung di segmen otomotif dan komponen elektronik.

Selanjutnya ATAP (+25%), FOLK (+25%), dan INDS (+25%) juga menambah laju kenaikan hari itu, menutup perdagangan lebih tinggi dari pembukaan. Momentum pada saham-saham tersebut mengindikasikan adanya minat berkelanjutan pada sektor industri dan logam, meski investor tetap memperhatikan volatilitas harga. Pelaku pasar disarankan memperhatikan level teknikal serta likuiditas sebelum mengakses posisi baru di emiten terkait.

Analisa Peluang dan Strategi Investasi

Secara umum, pergerakan harga yang cukup kuat pada saham-saham unggulan menunjukkan adanya momentum bullish yang signifikan. Meskipun artikel ini tidak menetapkan sinyal rekomendasi tunggal untuk instrumen tertentu, tren naik pada beberapa saham top gainer dapat dijadikan dasar strategi momentum dalam portofolio yang terdiversifikasi. Penting membedakan antara peluang jangka pendek dan potensi investasi jangka panjang.

Cetro Trading Insight menekankan pentingnya manajemen risiko dan diversifikasi. Dengan volatilitas yang relatif moderat dan likuiditas pasar yang terjaga, investor sebaiknya membatasi risiko melalui penentuan batas kerugian dan target keuntungan yang wajar. Fokus pada saham berfundamental kuat dan likuiditas tinggi dapat membantu membangun portofolio yang lebih tahan terhadap gejolak pasar.

Rekomendasi praktisnya adalah memantau level support-resistance, perubahan volume, serta berita terkait emiten. Karena artikel ini bersifat pembaruan, pembaca disarankan melakukan riset tambahan sesuai tujuan investasi masing-masing sebelum mengambil langkah perdagangan. Cetro Trading Insight akan terus memantau pergerakan IHSG dan saham unggulan untuk pembaruan berikutnya.

broker terbaik indonesia