Inflasi Inggris Januari Memanas, BoE Dihadapkan Jalur Pemangkasan yang Lebih Lambat

Inflasi Inggris Januari Memanas, BoE Dihadapkan Jalur Pemangkasan yang Lebih Lambat

trading sekarang

Menurut analisis Cetro Trading Insight, Deutsche Bank menyebut data inflasi Januari di Inggris tidak nyaman bagi Bank of England. CPI inti dan CPI layanan melampaui proyeksi MPC, sedangkan headline CPI lebih kuat dari apa yang BoE proyeksikan. Momentum harga yang lebih tinggi dari perkiraan menambah tekanan pada kebijakan moneter.

Meskipun momentum harga melambat, laju penurunan tidak secepat yang diperkirakan MPC. Data menunjukkan bahwa dinamika CPI layanan masih lebih tinggi dari harapan pada awal tahun, menambah risiko terhadap jalur kebijakan yang diantisipasi pasar. Para analis menilai bahwa risiko makro bisa memburuk jika kondisi tenaga kerja memburuk lebih lanjut.

Apa arti bagi BoE? Meskipun ada potensi pemangkasan pada Maret, hal ini belum tentu menjamin pelonggaran. Base case tetap dua pemotongan suku bunga pada 2026, yaitu Maret dan Juni, meskipun jalurnya bisa melambat namun lebih dalam tergantung data selanjutnya.

MPC tetap menargetkan dua pemotongan suku bunga pada 2026 yaitu Maret dan Juni. Namun jika momentum inflasi tetap lebih kuat dari ekspektasi, pemangkasan bisa tertahan lebih lama meski arah kebijakan masih dovish. Dukungan kebijakan akan dievaluasi seiring perubahan dinamika tenaga kerja dan tekanan harga inti.

Ketidakpastian terkait pasar tenaga kerja memburuk dan bisa mempengaruhi keputusan BoE. Data pekerjaan yang melemah menambah tekanan agar pemotongan tidak berlangsung mulus karena tekanan upah dan biaya layanan tetap signifikan. Sementara itu, ekspektasi inflasi yang cenderung turun tetap menjadi sinyal positif bagi MPC.

Kesimpulan analisis menunjukkan jalur kebijakan bisa berubah seiring data baru dirilis. Risiko utama ialah tekanan inflasi inti dan layanan yang bisa mengubah ritme pemangkasan. Oleh karena itu pasar akan menantikan rilis data berikutnya untuk menentukan arah kebijakan selanjutnya.

Implikasi Pasar dan Peluang bagi Investor

Bagi pasar, arah GBP dan imbal hasil akan menyesuaikan diri dengan dinamika inflasi dan kebijakan moneter. Pergerakan pasangan GBPUSD dan instrumen terkait dapat berfluktuasi sebagai respons terhadap data inflasi dan kebijakan BoE. Investor perlu memperhatikan risiko volatilitas di pasar mata uang.

Sinyal perdagangan berdasarkan artikel ini tidak menunjuk pada instrumen tertentu karena fokusnya pada kebijakan makro. Karena itu rekomendasi trading dalam konteks ini adalah tidak ada. Investor disarankan untuk menjaga likuiditas dan memantau data rilis berikutnya.

Dalam konteks portofolio, disarankan memantau indikator inflasi, kondisi tenaga kerja dan jalur kebijakan BoE. Jika jalur pemangkasan berjalan lebih lambat namun lebih dalam, eksposur terhadap aset berpendapatan tetap bisa disesuaikan dan diversifikasi terhadap aset mata uang bisa dipertimbangkan. Manajemen risiko tetap menjadi prioritas utama di tengah potensi volatilitas.

broker terbaik indonesia