TD Securities melaporkan bahwa inflasi Zona Euro turun menjadi 1,7% secara tahunan. Penurunan ini sebagian besar didorong oleh sektor energi, yang memberikan kontribusi negatif sekitar -4,1% YoY karena efek basis yang kuat. Data ini menegaskan bahwa tekanan harga menunjukkan pelemahan yang luas, tidak hanya pada harga energi semata.
Analisis menunjukkan bahwa tren disinflasi ini tidak akan mengubah arah kebijakan ECB pada pertemuan mendatang yang telah diprakirakan pasar. Banyak analis menilai bahwa perubahan besar tetap tidak terduga karena perubahan utama berasal dari energi dan pelonggaran harga secara umum telah dijelaskan sebelumnya. Dengan demikian, irama komunikasi bank sentral kemungkinan tetap berhati-hati.
Selain itu, ukuran inflasi inti juga melambat, menandakan pelonggaran yang lebih luas terhadap tekanan harga. Peluang ini menguatkan pandangan bahwa tekad kebijakan ECB akan mempertahankan jalur saat ini. Meski begitu, dinamika data berikutnya tetap menjadi kunci untuk pembaruan prospek kebijakan.
| Indikator | Nilai | Keterangan |
|---|---|---|
| Inflasi Zona Euro (YoY) | 1,7% | turun sesuai ekspektasi |
| Kontribusi Energi (YoY) | -4,1% | kontributor utama disinflasi |
| Inflasi Inti | melambat | menunjukkan pelonggaran harga |
Mengikuti laporan, laju inflasi yang melunak dipandang sebagai faktor pendukung agar ECB tidak perlu mengubah posisi kebijakannya pada pertemuan mendatang. Data ini sesuai ekspektasi pasar yang telah lama dipaparkan dan cenderung menjaga rencana kebijakan jangka menengah bank sentral.
Meski disinflasi berlanjut, pasar tetap melihat indikator lain seperti jalur suku bunga, komunikasi bank sentral, dan risiko pertumbuhan. Karena sebagian besar perubahan ini telah dibahas sebelumnya, kemungkinan ECB mempertahankan nada kebijakan yang sudah disampaikan tetap tinggi. Rekomendasi pasar umumnya adalah menjaga ekspektasi terhadap manifestasi kebijakan di masa depan.
Investors disarankan memantau data ekonomi berikutnya untuk konfirmasi arah kebijakan. Karena tekanan harga meluas ke komponen inti, respons kebijakan cenderung bersifat evaluatif dan terkendali sepanjang sesi data berikutnya. Kekuatan edukasi publik tetap diperlukan untuk menjaga transparansi instrumen kebijakan.
Dengan ECB menjaga nada kebijakan, pergerakan pasangan EURUSD bisa terbatas jika data berikutnya tidak mengejutkan pasar. Peluang pergerakan di kisaran sempit meningkat ketika ekspektasi pasar telah teredam oleh komunikasi sebelumnya. Investor sebaiknya menilai konteks data secara holistik daripada mengandalkan satu angka saja.
Faktor risiko eksternal, seperti dinamika ekonomi global, perubahan kebijakan suku bunga negara lain, dan geopolitik, dapat membatasi volatilitas pasangan mata uang utama. Oleh karena itu, trader biasanya fokus pada data rilis, bukan spekulasi tanpa dukungan data teknikal.
Cetro Trading Insight menekankan pentingnya mengikuti rilis inflasi inti, perkembangan ekonomi, dan pernyataan pasca pertemuan ECB sebagai panduan. Secara umum, ekspektasi pasar tetap sejalan dengan skenario yang telah diprakirkan, sehingga pergeseran besar baru muncul jika data ekonomi lebih kuat atau lebih lemah dari dugaan. Media kami adalah Cetro Trading Insight, sumber analisis pasar yang berfokus pada kejelasan bagi awam tanpa mengorbankan kedalaman data.