ING: ISM Februari Menciut, Fed Belum Siap Turun Suku Bunga hingga Juni

trading sekarang

Menurut analisis ING, survei ISM AS yang kuat pada Januari lalu diikuti gambaran regional Federal Reserve yang sedikit lebih lemah pada Februari. Knightley menilai ekonomi tampak menambah sekitar 50.000 pekerjaan setiap bulannya, dengan sektor pendidikan swasta dan layanan kesehatan tetap menjadi kontributor utama. Tingkat pengangguran diperkirakan akan sedikit meningkat menjadi sekitar 4,4 persen, menandai dinamika tenaga kerja yang tetap rapuh namun tidak terlalu memburuk.

Menurutnya, tidak semua pertumbuhan pekerjaan memiliki cakupan yang luas. Ia menekankan bahwa dominasi sektor pendidikan swasta dan kesehatan menyumbang sekitar 70% pekerjaan yang ditambahkan selama tiga tahun terakhir. Ketidakselarasan dalam penciptaan lapangan kerja menjadi perhatian utama, meskipun data ISM cenderung tetap kuat secara umum.

Terlepas dari itu, ING menegaskan peluang pemangkasan suku bunga oleh The Fed tidak akan terjadi dalam dekat, dengan mereka memperkirakan keputusan berikutnya baru pada bulan Juni setidaknya. Meski demikian, perubahan kebijakan yang signifikan di luar skenario itu tampaknya sulit terpicu. Narasi utama adalah perlunya pergerakan kebijakan yang lebih ekstra untuk mendorong pemotongan suku bunga.

Data ISM yang kuat tetap relevan untuk pandangan pasar secara keseluruhan meskipun survei regional Fed menunjukkan sedikit pelonggaran. Knightley menekankan bahwa gambaran inti adalah ekonomi menambah pekerjaan sekitar 50 ribu per bulan, yang sebagian besar berasal dari sektor pendidikan privat dan layanan kesehatan. Dengan demikian, prospek pengangguran cenderung naik lagi, dan ekspektasi mengenai kebijakan Fed masih akan menjadi fokus utama pelaku pasar.

Yang perlu diperhatikan adalah hubungan antara data pekerjaan dan kebijakan suku bunga. Walaupun pasar tenaga kerja tetap penting, kekuatan lintas sektor berkurang sehingga menimbulkan risiko terhadap momentum ekonomi. Pihak ING menilai bahwa satu gerak kecil dalam data ISM bisa mengubah persepsi pelaku pasar terkait langkah kebijakan Bank Sentral.

Secara keseluruhan, sinyal dari analisis ini lebih bersifat makro-fundamental daripada teknikal. Pelaku pasar disarankan memantau data lanjutan dan mengikuti perubahan ekspektasi kebijakan. Cetro Trading Insight akan terus mengulas perkembangan ini untuk pembacaan lebih akurat terhadap peluang investasi dan risiko pasar.

broker terbaik indonesia