ING Min Joo Kang: BoJ Diperkirakan Naik 25bp di Juni, ING Proyeksikan Kebijakan 1,50% pada 2027

ING Min Joo Kang: BoJ Diperkirakan Naik 25bp di Juni, ING Proyeksikan Kebijakan 1,50% pada 2027

trading sekarang

Bank of Japan diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan Juni. Goyangan pertumbuhan tetap resilient, sementara real rates tetap negatif dan risiko inflasi ke atas memberi fasilitas bagi normalisasi kebijakan. Artikel ini disusun oleh Cetro Trading Insight untuk pembaca pasar.

ING memproyeksikan kebijakan direntas ke level 1,50% pada 2027 pertengahan, dengan imbal hasil JGB10Y menuju 3,0% seiring tapering dilakukan secara perlahan. Meskipun inflasi Mei terlihat lembut, tekanan inti dan pertumbuhan upah yang kuat mendukung kelanjutan normalisasi. Perkiraan ini memperlihatkan bagaimana dinamika kebijakan BoJ dapat memicu pergerakan pasar obligasi dan mata uang.

Hingga saat ini, tiga suara berbeda mendukung kenaikan pada April dan beberapa sinyal mendukung normalisasi lebih lanjut. Keputusan BoJ untuk mempertahankan tempo tapering akan memantau pasar fungsi dan fundamental inflasi inti yang bisa naik sepanjang tahun. INI menambah bayangan bahwa pasar akan fokus pada bagaimana BoJ menyeimbangkan manajemen risiko dan ekspektasi inflasi.

Pertumbuhan tetap mendekati potensi dan inflasi sekitar 2% hingga 2027 menurut skema ING. Tinjauan ini menunjukkan bahwa dinamika pasar tenaga kerja dan permintaan domestik tetap kuat meski tekanan harga melambat pada beberapa bulan terakhir. Cetro Trading Insight menilai adanya jalur kebijakan yang lebih tegas jika tekanan inflasi kembali meningkat.

BoJ juga direncanakan mengumumkan rencana pembelian JGB di pertemuan Juni; pada saat ini program pembelian berkurang 200 miliar JPY per kuartal hingga Maret mendatang. Dengan fungsi pasar yang lebih baik, BoJ dapat menahan kelanjutan tapering. Prospek ini menempatkan fokus pada bagaimana likuiditas pasar obligasi Jepang bergerak menjelang langkah kebijakan berikutnya.

Kenaikan suku bunga kebijakan akan mendorong imbal hasil JGB10Y ke level sekitar 3,0% pada 2027, secara moderat. Prospek ini menambah dinamika kurva imbal hasil dan mempengaruhi ekspektasi investor terhadap likuiditas Jepang. Analisis ini menempatkan risiko yen melemah atau menguat bergantung pada jalur kebijakan selanjutnya.

Imbas kabar hawkish BoJ berpotensi menambah tekanan pada yen Jepang dan mengubah volatilitas pasar obligasi domestik. Sinyal terkait kebijakan monetari juga memperlihatkan bagaimana jalur normalisasi mampu menggeser preferensi investor terhadap aset Jepang. Cetro Trading Insight menyarankan pembaca untuk memantau pergerakan imbal hasil dan likuiditas pasar.

Bagi pelaku pasar, fokus utama adalah bagaimana BoJ menyeimbangkan normalisasi kebijakan dengan stabilitas likuiditas dan dinamika inflasi inti. Pergerakan pasar dapat dipengaruhi oleh pandangan investor terhadap risiko eksternal seperti dinamika dolar AS dan kebijakan mitra dagang Jepang. Analisis ini menekankan pentingnya manajemen risiko dalam portofolio terkait Jepang.

Untuk instrumen terkait, sinyal perdagangan dari artikel ini belum cukup jelas sehingga kami menilai bahwa sinyal trading adalah tidak. Pembaca disarankan memperhatikan laporan resmi BoJ dan komentar ekonomi lain untuk konfirmasi arah.

banner footer