ISM PMI Jasa AS 53,5: Dampak terhadap EURUSD dan Perspektif Forex

ISM PMI Jasa AS 53,5: Dampak terhadap EURUSD dan Perspektif Forex

trading sekarang

Indeks PMI Jasa ISM untuk Januari akan dirilis hari ini pada pukul 15:00 GMT. Angka tersebut diperkirakan menunjukkan bahwa aktivitas sektor jasa masih dalam ekspansi meski laju pertumbuhan cenderung moderat. Investor memantau indikator ini karena sektor jasa memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian AS.

Sub-komponen utama seperti Indeks Ketenagakerjaan Jasa, Indeks Pesanan Baru, dan Harga yang Dibayar menjadi fokus utama pasar. Proyeksi menunjukkan Indeks Ketenagakerjaan Jasa naik menjadi sekitar 52,3 dari 52,0 sebelumnya, menandai tenaga kerja yang stabil di sektor jasa. Perubahan tersebut akan menambah gambaran bagaimana dinamika tenaga kerja mempengaruhi prospek ekonomi secara keseluruhan.

Secara umum, data PMI Jasa yang lebih lemah dapat memperkuat ekspektasi penurunan suku bunga oleh Federal Reserve. Namun, jika angka tersebut menunjukkan performa yang tidak lemah secara material, prospek dovish kebijakan moneter bisa berkurang meskipun pasar tenaga kerja masih lemah. Dalam situasi ini pasar akan menilai seberapa besar dampak data terhadap keputusan kebijakan di masa mendatang.

EURUSD diperdagangkan sedikit lebih rendah di sekitar 1,1809 setelah berita dirilis, dengan pergerakan yang menunjukkan reaksi moderat terhadap data tersebut. Pasangan ini bertahan di atas EMA 20-hari yang naik di sekitar 1,1794, menjaga bias kenaikan yang moderat tetap utuh. Kondisi ini mencerminkan sentimen pasar yang masih menimbang faktor fundamental dan teknikal secara bersamaan.

RSI 14-hari berada di 52,8, menandakan momentum yang seimbang. Rentang harga saat ini berada di antara level retracement Fibonacci 50% di 1,1826 dan 61,8% di 1,1768, membentuk pivot terdekat yang membatasi arah pergerakan jangka pendek. Ketika harga berada dalam zona ini, volatilitas cenderung tipis dan breakout bisa menjadi sinyal penting berikutnya.

Bila harga kembali menembus di atas 1,1826, peluang rebound ke arah atas akan meningkat dan membuka ruang untuk uji level 1,1900 sebagai hambatan kunci. Sebaliknya jika retas di bawah 1,1768, momentum bisa melemah menuju retracement 78,6% di sekitar 1,1684, menandai koreksi yang lebih dalam.

Kondisi Teknis dan Proyeksi Skenario Perdagangan

Secara teknis, kisaran pertengahan 1,18 cenderung bertahan hingga ada sinyal teknikal yang lebih jelas. Break di atas 1,1826 akan menjadi konfirmasi bahwa bias naik sedang menguat, dan ini bisa menarik minat beli lebih luas jika volume pasar meningkat.

Level 1,1900 menjadi hambatan penting yang perlu diwaspadai, sementara penurunan di bawah 1,1768 meningkatkan risiko koreksi lanjutan. Pergerakan kembali di bawah level tersebut akan menguji area support berikutnya dan memberi sinyal lebih lanjut tentang arah pasar.

Secara umum, analisis ini menekankan kombinasi faktor fundamental PMI sebagai kekuatan pendorong dengan konfirmasi teknis melalui break level untuk menilai peluang. Target kenaikan berikutnya berada di sekitar 1,1915–1,1960 jika pemicu teknikal terjadi, tergantung pada arus pasar dan likuiditas yang ada.

broker terbaik indonesia