XAU/USD terpantau berada dalam fase konsolidasi yang relatif sempit sepanjang sesi Asia. Pergerakannya tertahan di dekat level 5.200 dolar AS per ons, dengan volatilitas yang rendah meskipun ada dinamika pasar yang beragam. Analisis teknikal menunjukkan pasar sedang mencoba menata arah, tidak ada tren kuat yang terbentuk dalam beberapa jam terakhir.
Indikator teknikal memperlihatkan momentum yang seimbang. 100-hour SMA berfungsi sebagai support sekitar 5.176, sedangkan RSI berada di sekitar 50, menandakan keseimbangan antara pembeli dan penjual. MACD tetap berada di atas nol tetapi jaraknya tidak signifikan dari sinyalnya, menunjukkan potensi perbaikan yang lebih lambat.
Resistensi terdekat berada di sekitar 5.195, di mana upaya kenaikan sebelumnya terbatas. Jika harga berhasil menembus level ini, arah lanjutannya berpotensi menuju 5.210 sebagai area ekstensi. Namun jika tekanan turun berlanjut menembus 5.176, fokus beralih ke 5.165 dan bagian bawah kisaran konsolidasi.
Faktor fundamental tetap didorong oleh risiko geopolitik yang berkelanjutan, dengan konstelasi militer di Timur Tengah yang mendukung permintaan safe-haven untuk logam mulia.
Berita perdagangan juga memainkan peran penting; langkah baru AS berupa tarif beragam menambah ketidakpastian rantai pasokan global dan menambah tekanan pada mata uang dolar.
Di sisi kebijakan moneter, pernyataan dari FOMC yang dibacakan dalam minutes menunjukkan Fed tidak terburu-buru memangkas suku bunga lebih lanjut dan kebijakan yang lebih lunak bisa berubah jika inflasi tidak melunak. Hal ini menjaga USD tetap kuat relatif terhadap logam non-yielding, membatasi potensi kenaikan harga.
Dalam prospek perdagangan, trader perlu memperhatikan rasio risiko-imbalan yang konservatif mengingat pergerakan harga masih berada dalam lingkaran sempit.
Kondisi teknikal yang mendukung breakout disebutkan di atas, dengan potensi pergerakan ke 5.210 jika harga menembus 5.195. Namun, mengingat pasar berada di kisaran, konfirmasi diperlukan sebelum mengambil posisi, dan penempatan stop berada di bawah 5.176.
Fakta bahwa PPI AS akan dirilis dan pidato anggota FOMC menjelang akhir pekan bisa meningkatkan volatilitas. Investor disarankan memantau dinamika transaksi dengan cermat dan menghindari langkah agresif tanpa sinyal konfirmasi.