USD/CHF Anjlok Karena CHF Menguat di Tengah Ketegangan Geopolitik dan Data Ekonomi Jerman

USD/CHF Anjlok Karena CHF Menguat di Tengah Ketegangan Geopolitik dan Data Ekonomi Jerman

Signal USD/CHFSELL
Open0.773
TP0.769
SL0.776
trading sekarang

USD/CHF turun seiring meningkatnya permintaan terhadap CHF sebagai aset lindung nilai pada ketegangan geopolitik dan dinamika perdagangan global. Ketegangan antara Iran dan pihak berwenang berlanjut setelah Tehran menyatakan mereka tidak akan membiarkan ekspor uranium keluar negara itu, sementara Presiden Trump mengancam tindakan militer jika kesepakatan tidak tercapai. Kondisi ini menambah sentimen risk-off di pasar valuta asing dan mendorong aliran ke mata uang yang dianggap lebih stabil.

Sebagai faktor pendukung, pergerakan harga juga dipengaruhi oleh data ekonomi yang akan dirilis, termasuk data GDP Swiss. Di grafik sesi Asia hari Jumat, USD/CHF diperdagangkan dekat 0.7730 dengan tekanan mengalami penurunan lebih lanjut. Pasangan ini cenderung melemah karena CHF mendapat dukungan dari permintaan safe-haven dan kekhawatiran atas arah kebijakan ekonomi AS.

Cetro Trading Insight menekankan bahwa fokus pasar saat ini adalah reaksi terhadap data Swiss GDP yang akan dirilis. Investor menimbang bagaimana progres negosiasi sanksi dan progres reform yang diusulkan Iran dapat mempengaruhi likuiditas dolar. Kami juga mencatat bahwa negosiasi akan berlanjut dengan pertemuan teknis yang direncanakan di Wina minggu depan, sehingga arah pasangan akan sangat sensitif terhadap berita kebijakan selanjutnya.

Para pelaku pasar menantikan rilis data tenaga kerja Jerman dan indeks CPI Jerman sebagai indikator arah kebijakan moneter Eropa. Dalam konteks itu, USD/CHF menunjukkan pelemahan lebih lanjut karena CHF mendapat dukungan dari risiko geopolitik dan aliran terhadap aset aman. Pergerakan harga di sekitar 0.7730 menguatkan pandangan bahwa tekanan menurun pada dolar AS masih berlanjut di sesi Asia.

Sementara itu, dolar AS menghadapi ketidakpastian terkait kebijakan perdagangan AS yang sedang berlangsung, membuat investor menunggu pembacaan indeks PPI Bulan Januari sebagai petunjuk arah kebijakan Federal Reserve. Pasar menilai bahwa dua faktor ini bersama-sama akan menentukan arah dolar selama minggu ini. Dalam konteks itu, fokus pada rilis data ekonomi akan menjadi kunci untuk melihat apakah tekanan turun pada USD/CHF dapat berlanjut.

Di samping itu, pernyataan terbaru menyatakan bahwa tarif impor bisa dinaikkan menjadi 15% atau lebih untuk sejumlah negara, memperberat tensi perdagangan global. Trump juga menegaskan rencana untuk menerapkan tarif 15% secara menyeluruh, setelah ada putusan Mahkamah Agung terkait kebijakan tarif reciprokat. Ban data tersebut telah menambah volatilitas dan menundukkan tekanan ke dolar AS, yang pada akhirnya mempengaruhi USD/CHF.

Analisis teknikal menunjukkan momentum bearish pada USDCHF, didorong oleh kekuatan CHF sebagai aset lindung nilai dan dinamika geopolitik yang menahan permintaan terhadap dolar. Sinyal teknikal ini sejalan dengan narasi fundamental bahwa risiko global mendorong investor ke aset yang lebih aman. Perkembangan berita seputar Iran dan kebijakan perdagangan AS masih menjadi faktor penentu arah pair ini.

Area support konstan berada di sekitar kisaran 0.7700–0.7685, sementara resistance terletak di sekitar 0.7760. Pergerakan selanjutnya sangat bergantung pada rilis data ekonomi AS, pernyataan kebijakan Federal Reserve, serta komentar mengenai konflik di Timur Tengah. Trader disarankan menjaga manajemen risiko mengingat volatilitas yang masih tinggi.

Rekomendasi trading untuk posisi sell USDCHF adalah sebagai berikut: buka posisi di sekitar 0.7730, target di 0.7685, dengan stop loss di 0.7760. Rasio risiko-imbalan yang dipertahankan sekitar 1:1,5 atau lebih tinggi sesuai dinamika pasar. Pastikan ukuran posisi disesuaikan dengan toleransi risiko serta standar kepatuhan risk management yang berlaku di Cetro Trading Insight.

broker terbaik indonesia