Lagarde Diisukan Mundur Lebih Awal, FOMC dengan Bias Dua-Sisi Menggerakkan Pasar Global

Lagarde Diisukan Mundur Lebih Awal, FOMC dengan Bias Dua-Sisi Menggerakkan Pasar Global

trading sekarang

Kebijakan Bank Sentral Eropa sedang berada di pusat perhatian para pelaku pasar setelah muncul spekulasi bahwa Christine Lagarde bisa mundur lebih awal dari rencana. Jika benar, Presiden Prancis Emmanuel Macron berpeluang mempengaruhi proses nominasi pengganti Lagarde sebelum masa jabatan berakhir pada Mei tahun depan. Pergantian kepemimpinan ini menambah ketidakpastian jelang keputusan kebijakan euro yang akan datang.

Juru bicara ECB menyatakan Lagarde belum membuat keputusan untuk melanjutkan masa jabatannya. Keputusan itu masih menimbang evaluasi inflasi dan arah kebijakan yang sedang berlangsung. Pasar merespons dengan menilai dampak potensi perubahan kepemimpinan terhadap arah suku bunga di zona euro.

Sementara itu di Amerika Serikat, Minutes FOMC menunjukkan bahwa beberapa anggota berpendapat pelonggaran lebih lanjut mungkin tepat jika inflasi turun sesuai ekspektasi. Meski demikian, rapat menegaskan tidak ada bias tunggal dan beberapa peserta mengusulkan pernyataan kebijakan yang lebih dua arah jika inflasi tetap di atas target. Dengan demikian reaksi pasar terhadap laporan tersebut cenderung mencerminkan harapan atas keseimbangan antara potensi kenaikan dan pelonggaran.

Indeks dolar AS yang diukur lewat DXY diperdagangkan mendekati wilayah 97.70 setelah rilis Minutes FOMC, menandakan daya tarik terhadap dolar di kalangan investor. Sementara itu GBP/USD berada di sekitar 1.3500 mendekati level terendah bulanan karena data inflasi dan tenaga kerja Inggris yang lebih lemah. Pergerakan tersebut menggambarkan respons pasar terhadap ekspektasi kebijakan dua arah.

USD/JPY melonjak ke tertinggi satu pekan di sekitar 154.80, menguatnya dolar menambah tekanan pada pasangan berisiko. AUD/USD melemah mendekati 0.7040 seiring dolar AS menguat dan pasar menilai risiko global yang masih tinggi. Para pelaku pasar juga memantau komentar pejabat Jepang dan faktor risiko lain untuk memahami arah aliran modal.

USD/CAD naik ke sekitar 1.3700 setelah CPI Kanada yang lebih lemah dari perkiraan meningkatkan peluang pemangkasan suku bunga BoC. Emas terlihat bergerak relatif terkonsolidasi di sekitar level yang sama, dengan fokus investor pada arah kebijakan bank sentral dan data inflasi global. Volatilitas tetap tinggi karena pembahasan kebijakan di dua bank sentral utama dunia tetap dinamis.

Emas diperdagangkan sekitar US$4,980 per ons dalam sesi AS, menunjukkan aktivitas pasar yang cenderung menunggu arah kebijakan. Pasar mencoba menyeimbangkan antara harapan pelonggaran dan kekhawatiran inflasi yang tetap menjadi bagian dari sentimen investor. Kinerja emas juga dipengaruhi oleh saat-saat ketika komentar bank sentral menambah volatilitas harga.

Data Australia akan menjadi fokus ketika Januari Employment Change dan Unemployment Rate dirilis, memberi petunjuk bagi ekspektasi kebijakan Reserve Bank of Australia. Pembacaan pekerjaan yang kuat bisa menekan AUD, sementara data yang lemah bisa menambah tekanan bagi pelaku pasar. Investor menilai bagaimana data domestik berinteraksi dengan prospek kebijakan global.

Saat ini pasar tampak mempertahankan pandangan dua arah terhadap kebijakan moneter, sebagaimana disampaikan para pejabat utama dan pernyataan FOMC. Investor disarankan memantau dinamika inflasi, data tenaga kerja, serta komentar bank sentral untuk mengarahkan posisi trading jangka pendek. Cetro Trading Insight menjaga fokus pada analisis fundamental untuk memberikan gambaran yang jelas bagi pembaca.

broker terbaik indonesia