Laporan analisis pasar oleh Cetro Trading Insight menyoroti dinamika tenaga kerja Afrika Selatan. Pengangguran mencapai 31,4% pada kuartal terakhir, level terendah sejak puncak pandemi. Meski ada perbaikan, jumlah orang yang bekerja hanya sekitar 17,1 juta, dan pertumbuhan pekerjaan yoy sebesar 0,1% jauh lebih lemah daripada lonjakan populasi kerja berusia 15–64 tahun sebesar 1,2%.
Faktor lain yang menahan perbaikan adalah berkurangnya partisipasi tenaga kerja, dengan lebih banyak orang berhenti mencari pekerjaan. Akibatnya, keseimbangan pasar kerja tetap rapuh meskipun beberapa indikator bias ke arah peningkatan kualitas pekerjaan.
Beberapa perkembangan positif terlihat: proporsi pekerjaan formal meningkat, jumlah pekerja penuh waktu naik, dan pengangguran pemuda turun dari 58,5% menjadi 57,0%. Meski demikian, akar masalahnya tetap sama: pertumbuhan ekonomi rendah dan kapasitas penciptaan pekerjaan terbatas.
Reformasi kebijakan yang didorong pemerintah Afrika Selatan mulai menunjukkan efek pada iklim ekonomi. Indikator reformasi mengarah pada peningkatan formalitas dan kepastian regulasi yang dapat mendongkrak efisiensi pasar tenaga kerja.
Namun laju implementasi reform masih tergolong lambat, sehingga manfaatnya saat ini terasa bertahap. Percepatan pelaksanaan reform dianggap kunci untuk mempercepat penyerapan tenaga kerja dan memperkuat stabilitas rand.
Dengan reform yang lebih agresif, investor cenderung lebih optimistis dan rand berpotensi mendapat dukungan jangka menengah. Analisis menyarankan fokus pada pelaksanaan kebijakan yang konkret dan terukur.
Kondisi pasar tenaga kerja memberi sinyal bahwa ekonomi Afrika Selatan masih mengalami pertumbuhan yang terlalu lemah untuk menciptakan arus kerja baru secara signifikan.
Meskipun reform struktural sudah menghasilkan beberapa kemajuan, dampaknya luas pada seluruh sektor masih terbatas. Pekerjaan formal dan pemuda turun namun belum cukup untuk menurunkan pengangguran secara berarti.
Kesimpulannya, percepatan reform diperlukan untuk memperluas lapangan kerja dan menjaga kestabilan rand, sejalan dengan dinamika global. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight.