Nonfarm payrolls Januari meningkat 130.000 pekerjaan, melampaui konsensus 55.000 secara signifikan dan menandai laju perekrutan tercepat sejak Desember 2024. Namun, berdasarkan revisi benchmark, total pekerjaan pada periode April 2024–Maret 2025 dikoreksi turun sebesar 898.000, sehingga total pekerjaan 2025 turun menjadi 181.000. Perubahan ini menambah kerapuhan diskusi mengenai momentum tenaga kerja AS.
Di samping itu, tingkat pengangguran turun menjadi 4,3% dan U6 menurun menjadi 8,0% secara signifikan. Indikator partisipasi tenaga kerja juga menembus 62,5%. Data rumah tangga menunjukkan peningkatan pekerjaan sebesar 528.000, sementara survei rumah tangga memberikan kontras terhadap laporan payroll yang sebelumnya terlihat lebih lemah di beberapa rilisan.
Gambaran ini menunjukkan bahwa dinamika tenaga kerja tetap kuat meskipun ada revisi besar. Pasar menimbang sentimen kebijakan moneter sebagai variabel utama, terutama terkait arah suku bunga yang akan datang. Secara umum, data ini memicu perdebatan mengenai kecepatan pengetatan kebijakan Fed di fasa berikutnya.
Rally awal pasca rilis NFP segera tertekan oleh kekhawatiran terkait disrupsi AI terhadap model bisnis perangkat lunak perusahaan. Saham Salesforce, ServiceNow, dan Intuit masing-masing anjlok lebih dari 5% karena kekhawatiran bahwa AI dapat menggantikan sebagian pekerjaan di bidang otomatisasi. Kinerja sektor perangkat lunak secara luas terpukul, dan iShares Expanded Tech-Software Sector ETF tergelincir sekitar 3,5%.
Analyst menilai sell-off ini mencerminkan kekhawatiran struktural bahwa alat AI berpotensi menggeser alur kerja yang lama di platform perangkat lunak bisnis. Beberapa pakar menyebutnya sebagai periode “software-mageddon” yang menimbulkan tekanan jangka menengah bagi valuasi sektor tersebut. Meski begitu, beberapa investor tetap menekankan bahwa volatilitas bisa menjadi peluang bagi penyesuaian harga jangka menengah.
Di sisi lain, investor mulai memetakan rotasi modal menuju infrastruktur AI dan siklikal. Vertiv Holdings melonjak 17% setelah memperlihatkan beat pendapatan dan proyeksi 2026 yang optimistis. Caterpillar, Eaton, dan GE Vernova juga mencatat kenaikan, menggambarkan pergeseran fokus dari software ke infrastruktur fisik dan siklikal.
Presiden Federal Reserve, Jerome Powell, menyaksikan komentar dari pejabat Fed yang lebih hawkish dalam beberapa hari terakhir, sementara Presiden Kansas City Fed Jeff Schmid menegaskan pendirian kebijakan yang lebih membatasi. Sikap tersebut menjaga ekspektasi pemotongan suku bunga tetap ditunda hingga Juli paling cepat. Pasar juga menilai bahwa potensi pelonggaran lebih lanjut bakal terjadi jika inflasi melunak sesuai jalur yang diharapkan.
Harga pasar mencerminkan peluang pemotongan bertahap, dengan CME FedWatch menunjukkan probabilitas total sekitar 33% untuk dua kali penurunan 25 basis poin di sisa tahun ini. Rentang target dana Fed tetap berada di 3,50%–3,75% setelah beberapa bagian sintesis penurunan di paruh kedua 2025. Imbal hasil jangka pendek menahan diri karena kekhawatiran mengenai momentum ekonomi dan kelebihan ekspektasi kenaikan upah.
Secara keseluruhan, dinamika tahun 2025 menunjukkan bahwa pasar tetap sensitif terhadap pernyataan kebijakan dan data tenaga kerja baru. Perputaran dari sektor perangkat lunak ke infrastruktur dan siklikal mengindikasikan rotasi modal yang masih berkembang. Investor sebaiknya menjaga profil risiko dan menimbang potensi volatilitas pada instrument berisiko tinggi.