NZD/USD berusaha mempertahankan level di atas 0.6000 meski ada tekanan teknis. Laporan terbaru menyoroti dinamika harga dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kebijakan bank sentral dan aktivitas ekonomi yang membaik. Dalam analisis ini, pendapat analis BBH, Elias Haddad, menegaskan bahwa pasangan ini terus menghadapi tantangan untuk bertahan di zona tersebut.
Gerak harga mencerminkan kepadatan data ekonomi dan sentimen pasar. Meskipun ada beberapa tanda perbaikan aktivitas, posisi NZD tetap sensitif terhadap ekspektasi pengetatan kebijakan. Level 0.6000 menjadi pusat pembahasan teknikal karena menjadi pembatas utama bagi kenaikan lebih lanjut.
Menurut Cetro Trading Insight, fokus pasar adalah keseimbangan antara pemulihan PDB dan kebijakan moneter. Risiko kebijakan yang lebih dovish atau hawkish bisa mengubah arah dengan cepat, namun saat ini tekanan untuk akumulasi posisi jangka pendek masih rendah. Kejelasan arah lebih banyak bergantung pada data rilis berikutnya.
ANZ business activity outlook menunjukkan perbaikan di Februari dan tetap menggambarkan pemulihan PDB yang solid. Data ini memperkuat narasi bahwa sektor riil sedang menambah daya dorong pertumbuhan ekonomi Selandia Baru. Meski begitu, volatilitas tetap ada karena faktor eksternal dan domestik lainnya.
RBNZ diproyeksikan tetap sabar karena adanya kapasitas terpakai yang masih signifikan dan output gap negatif. Hal ini menahan kebijakan normalisasi dan mengurangi urgensi untuk pengetatan agresif dalam waktu dekat. Pasar menilai kebijakan akan berjalan hati-hati meski tanda-tanda pemulihan muncul.
Secara keseluruhan, pasar memperkirakan kenaikan suku bunga 25 bps pada akhir tahun, sementara proyeksi jangka panjang menunjukkan tingkat tetap sekitar 2.25% hingga akhir 2026. Ketahanan pemulihan ekonomi dan kapasitas terpakai membatasi reaksi NZD terhadap perubahan kebijakan dalam waktu dekat.
Analisa bersifat fundamental, menimbang bahwa fokus utama adalah data ekonomi dan sikap kebijakan. Karena tidak ada konfirmasi arah yang jelas, rekomendasi perdagangan untuk NZDUSD dinilai tidak ada saat ini. Kondisi tersebut membuat peluang teknikal sulit dipetakan secara tegas.
Bagi trader, pendekatan yang wajar adalah memantau reaksi harga terhadap kejutan data ekonomi dan pernyataan RBNZ. Risiko-imbalance (risk-reward) bisa mencapai minimal 1:1.5 jika ada pergerakan breakout, namun tanpa konfirmasi yang jelas, langkah trading sebaiknya tidak dilakukan. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight.
Kinerja data berikutnya dan perubahan kebijakan akan menjadi kunci untuk arah pasar ke depan. Pemulihan PDB dan respons kebijakan terhadap kapasitas terpakai akan menentukan bias NZDUSD di periode mendatang dan peluang trading lebih lanjut.