Emas Menguat Tipis di Tengah Tekanan Geopolitik dan Kebijakan Fed

Emas Menguat Tipis di Tengah Tekanan Geopolitik dan Kebijakan Fed

trading sekarang

Ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan kabar kebijakan dagang memicu permintaan shelter; negosiasi nuklir AS-Iran yang berlangsung di Jenewa menambah ketidakpastian. Sementara itu, petinggi perdagangan AS menaikkan tarif sebagai respons, yang memperkuat risiko ekonomi global. Meskipun demikian saat ini para investor menahan arah karena kekhawatiran atas langkah bank sentral juga tetap ada.

Antisipasi pasar terhadap kebijakan ekonomi Fed menguatkan dinamika dolar dan harga emas. Pasar umumnya memperkirakan Fed akan menahan suku bunga pada pertemuan Maret dan April, namun pemangkasan di Juni kini terasa lebih berisiko. Perubahan ekspektasi ini memberi dukungan jangka pendek bagi dolar AS dan membatasi kenaikan emas.

Dalam konteks ini, fokus pelaku pasar adalah pada bagaimana perkembangan pembicaraan nuklir dan kebijakan tarif akan memengaruhi permintaan perlindungan nilai. Ketidakpastian tersebut membuat pergerakan emas menjadi sideways dengan peluang breakout yang tidak pasti. Menurut Cetro Trading Insight, pergerakan emas masih didorong oleh risiko geopolitik dan radar kebijakan moneter yang berfluktuasi.

Secara teknikal, XAU/USD masih bertahan di atas level 5.100, membentuk fondasi untuk pergerakan lebih lanjut. Struktur harga menunjukkan pola higher highs dan higher lows sejak rendah sekitar 4.400 setelah koreksi tajam. Namun, arah jangka pendek terlihat netral hingga sedikit menahan pada tekanan menurun dari momentum yang melemah.

Indikator seperti RSI telah mundur ke wilayah 50-an, memberi tanda bahwa momentum kenaikan kasat mata melemah. MACD juga berada di wilayah negatif dengan garis MACD di bawah sinyalnya, mengindikasikan potensi koreksi alih-alih pembalikan tren yang jelas. Secara umum, momentum teknikal cenderung terkontrol meskipun tren utama masih mempertahankan jalur kenaikan.

Level kunci yang perlu diamati mencakup support pertama di sekitar 5.100, dengan potensi penembusan ke 5.025 jika tekanan berlanjut. Penurunan lebih lanjut dapat menembus ke area 4.850 sebagai landasan untuk penurunan materi lebih lanjut. Di sisi atas, area resistensi di 5.200 hingga 5.250 menjadi rintangan utama untuk mengembalikan momentum bullish dan membuka pintu ke wilayah 5.500 jika terjadi breakthrough.

Bagi para trader, peluang breakout di atas 5.200 menjadi sinyal bullish yang perlu dikonfirmasi oleh volume dan momentum berkelanjutan. Jika harga berhasil menembus 5.200 secara menyeluruh, ruang ke wilayah 5.500 lebih mungkin terwujud. Namun, para pelaku pasar diminta untuk berhati-hati karena faktor geopolitik dan kebijakan moneter masih membawa risiko.

Di sisi lain, jika tekanan turun berlanjut dan 5.100 terjebol, risiko koreksi lebih dalam bisa meningkat menuju area 4.850. Kondisi ini bisa memicu pergeseran fokus dari perlindungan nilai menjadi penyesuaian teknikal yang lebih luas. Investor disarankan memantau data rilis ekonomi dan perkembangan negosiasi internasional untuk menilai arah lebih lanjut.

Secara keseluruhan, pasar tetap berhati-hati sembari menilai dinamika geopolitik, perubahan tarif, dan sikap bank sentral. Cetro Trading Insight menilai bahwa posisi emas masih bergantung pada berita makro dan sentimen risiko global. Seiring dengan itu, pembaruan pada jadwal pertemuan kebijakan Fed dan hasil negosiasi internasional akan menjadi penentu arah utama dalam beberapa minggu mendatang.

broker terbaik indonesia