Dolar Tertekan: Dampak Politik AS terhadap Dinamika Perdagangan Global

Dolar Tertekan: Dampak Politik AS terhadap Dinamika Perdagangan Global

Signal EUR/USDBUY
Open1.095
TP1.100
SL1.092
trading sekarang

Ekonom DBS Group Research Philip Wee menyoroti risiko penurunan terhadap dolar AS akibat perkembangan politik terkini. Dalam analisisnya pidato State of the Union (SOTU) menegaskan bahwa fokus kebijakan kini bergeser menuju stabilitas ekonomi domestik jelang pemilihan. Hal ini berbeda dengan pola dukungan sebelumnya yang mengandalkan ketegangan geopolitik dan langkah strategis.

Penurunan fokus pada kekuatan sepihak berusaha beralih ke manajemen kampanye defensif, mengurangi kapabilitas USD untuk mengambil inisiatif. Sinyal ini memicu realokasi ekspektasi pasar terhadap perdagangan internasional dan arus modal. Produk kebijakan baru ini menantang posisi dolar sebagai alat kebijakan utama dalam hubungan dagang.

Putusan pengadilan tertinggi AS yang memenangkan 6-3 pada Februari memberi pukulan pada senjata dagang administrasi. Hak hak yang dinilai sebagai alat utama untuk tekanan mitra dagang diperdagangkan dengan cara baru. Akibatnya, dinamika perdagangan global beralih dari koersi ke menunggu dan melihat.

Perubahan arah kebijakan ini menandai transisi dari pendekatan paksa menuju sikap menimbang risiko. Pelaku pasar menilai dinamika perdagangan lebih banyak bergantung pada faktor ekonomi domestik daripada eskalasi geopolitik. Akibatnya arus perdagangan dan aliran dana terhadap aset berisiko bisa menyeimbangkan kembali.

Nilai dolar diperkirakan melemah dalam jangka menengah karena dukungan kebijakan menurun dan kepercayaan investor beralih. Pasar menilai bahwa risiko fiskal dan politik akan menahan potensi lonjakan USD. Kondisi ini mendorong pelaku pasar mencari perlindungan pada aset alternatif dan mata uang mitra dagang utama.

Para pedagang akan memantau fokus pasangan utama, dengan Euro Dollar dan USDJPY sebagai fokus utama. Dinamika tersebut dipicu oleh perubahan ekspektasi terhadap kepemimpinan ekonomi dan kebijakan perdagangan. Ketidakpastian ini meningkatkan volatilitas jangka pendek di pasar forex.

Dengan dolar yang berisiko melemah, peluang bisa muncul pada pasangan euro dan aset berdenominasi dolar. Investor dapat mempertimbangkan paparan pada EURUSD sebagai sarana diversifikasi risiko makro. Namun tetap diperlukan manajemen risiko yang disiplin terhadap fluktuasi likuiditas.

Rekomendasi praktis meliputi peninjauan ulang posisi terbuka, memperhatikan rilis data domestik dan global, serta menahan diri dari spekulasi berlebihan. Investor disarankan untuk menggunakan batasan kerugian dan target keuntungan yang realistis sesuai profil risiko. Cetro Trading Insight menekankan pentingnya konteks kebijakan fiskal dan moneter dalam menilai peluang di pasar forex.

Catatan penting untuk pembaca adalah bahwa berita ini bersifat analitis dan bukan ajakan untuk melakukan transaksi. Informasi disajikan untuk membantu pemahaman dinamika pasar dan menyediakan kerangka kerja evaluasi risiko bagi para pelaku pasar.

broker terbaik indonesia