NZD/USD bergerak mendekati 0.6040 seiring NZD menguat menjelang pengumuman kebijakan Bank Sentral Selandia Baru (RBNZ). Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight untuk membantu pembaca memahami dinamika pasar dengan bahasa yang jelas namun tetap profesional. Pergerakan pasangan ini dipengaruhi oleh harapan terhadap kebijakan OCR dan prospek inflasi di negara tersebut.
RBNZ diperkirakan mempertahankan Official Cash Rate (OCR) di 2.25% pada pertemuan hari Rabu, sehingga fokus investor tertuju pada arahan kebijakan masa depan dan proyeksi inflasi. Analisis pasar menunjukkan bahwa komunika kebijakan yang hawkish atau dovish dapat memicu perubahan sentimen secara signifikan. Investor juga menantikan panduan mengenai sikap bank sentral terhadap perekonomian dan ekspektasi pertumbuhan.
Di pihak lain, pasar mengikuti perkembangan Amerika Serikat karena rilis FOMC Minutes serta data GDP Q4 flash menjadi katalis utama minggu ini. Indeks Dolar AS (DXY) dicek pada level sekitar 97.00 menjelang data tersebut, menambah dinamika pada pasangan NZD/USD. Sisi inflasi Selandia New Zealand juga menunjukkan tekanan yang berkembang dengan CPI Q4 2025 menunjukkan kenaikan 3.1% secara tahunan, menambah konteks kebijakan bank sentral.
Secara teknikal, grafik harian NZD/USD memperlihatkan harga sekitar 0.6039, bertahan di atas moving average eksponensial 20 hari di sekitar 0.5991, menandakan bias kenaikan dalam kerangka waktu pendek. Posisi ini menjaga tren tetap positif dan memberi ruang bagi peluang pembeli untuk melanjutkan pergerakan ke atas. Struktur harga menunjukkan dukungan yang konsisten di sekitar level tersebut.
RSI berada di sekitar 62, memberikan ruang bagi momentum positif tanpa munculnya tekanan overbought. Indikator ini mendukung narasi bahwa kenaikan dapat berlanjut asalkan tidak ada penutupan di bawah EMA 20 hari. Pembaca dapat memantau dinamika momentum karena perubahan kecil pada RSI bisa menjadi sinyal perubahan arah.
Selama harga penutupan harian tetap berada di atas EMA 20 hari, pembeli kemungkinan mempertahankan inisiatif. Arah lanjut bisa terakselerasi jika RSI mendekati wilayah 70, menegaskan kekuatan tren. Namun, jika harga menutup di bawah 0.5991, peluang konsolidasi atau koreksi singkat bisa muncul.
Sinyal perdagangan yang direkomendasikan adalah posisi beli pada NZDUSD dengan target sekitar 0.6130 dan stop loss di sekitar 0.6000. Rekomendasi ini didasarkan pada gambaran teknikal yang didukung oleh harga yang berada di atas EMA 20 hari dan sinyal RSI yang tetap kuat. Alasan utama adalah adanya peluang kenaikan yang konsisten selama faktor fundamental tidak berubah secara drastis.
Rasio risiko-imbalan yang diharapkan melebihi 1:1.5, dengan open di 0.6040, SL 0.6000, dan TP 0.6130 memberikan potensi keuntungan sekitar 90 pips terhadap risiko sekitar 40 pips. Pelaksanaan rencana ini memerlukan disiplin manajemen risiko serta konfirmasi teknikal melalui close harian di atas EMA. Pelaku pasar disarankan untuk menyesuaikan ukuran posisi sesuai profil risiko masing-masing.
Perlu diingat bahwa kebijakan RBNZ serta rilis FOMC Minutes dan angka GDP AS bisa mengubah lanskap secara cepat. Oleh karena itu, monitor rilis data secara berkala dan sesuaikan posisi jika diperlukan. Laporan ini menekankan pentingnya sinergi faktor fundamental dan teknikal agar keputusan trading lebih terukur.