NZDUSD Reversal di Bawah 0.6030 Dipicu Dolar AS Kuat Menanti CPI AS

NZDUSD Reversal di Bawah 0.6030 Dipicu Dolar AS Kuat Menanti CPI AS

Signal NZD/USDSELL
Open0.603
TP0.599
SL0.606
trading sekarang

NZD/USD menunjukkan tekanan bearish dengan bergerak turun dari sekitar 0.6076 ke bawah 0.6030 pada sesi terakhir. Hal ini dipicu kebijakan pasar yang cenderung berhati-hati dan dorongan dolar AS sebagai aset safe-haven akibat mood risiko yang memburuk secara umum. Pasar juga menantikan rilis data Consumer Price Index CPI AS yang dijadwalkan keluar nanti hari ini untuk memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan The Fed.

Secara teknikal, kerangka waktu 4 jam memperlihatkan potensi pembentukan pola reversal, termasuk kemungkinan Double Top yang dapat menandakan perubahan tren. Indikator utama menunjukkan tekanan jual yang meningkat: RSI telah turun di bawah level 50, dan histogram MACD menunjukkan bars merah yang meluas dengan garis MACD berada di bawah garis sinyal. Ini menambah bobot bias bearish pada pasangan ini.

Level support utama berada di sekitar 0.6020, dengan pintu menuju 0.6000 dan 0.5997 sebagai low mingguan. Resistance terdekat berada di kisaran 0.6095, dengan peluang test berikutnya di sekitar 0.6120 jika harga berhasil menembus level 0.6095. Neckline pola Double Top berada di sekitar 0.5928 sebagai acuan jika tekanan jual berlanjut tanpa pembalikan.

Sentimen pasar belakangan cenderung risk-off sehingga dolar AS menguat sebagai aset safe-haven. Ada catatan bahwa pergerakan AI-driven reversal di Wall Street telah merambat ke zona Asia dan Eropa, memperkuat mood berhati-hati di seluruh pelaku pasar. Kondisi ini menekan kiwi karena aliran modal berubah arah menuju aset yang dianggap lebih aman.

Investors menanti rilis US CPI yang dijadwalkan pada sesi berikutnya. Secara konsensus, CPI bulanan Januari diperkirakan tetap 0.3%, dan laju inflasi tahunan bisa turun menjadi sekitar 2.5% dari 2.7% pada Desember. Perubahan yang lebih tajam dari ekspektasi dapat mempercepat ekspektasi pemangkasan kebijakan The Fed, menambah volatilitas di pasangan NZDUSD.

Tekanan inflasi yang lebih lemah dari perkiraan akan meningkatkan peluang pelemahan lebih lanjut bagi Kiwi. Dalam skenario tersebut, NZD bisa melanjutkan turun menuju level 0.6020 dan lebih rendah menuju 0.5997. Namun jika CPI menunjukkan tekanan harga lebih tahan terhadap penurunan, arus koreksi bisa menguji level resistensi di 0.6095 dan 0.6120.

Sinyal perdagangan yang direkomendasikan adalah menjual NZDUSD di sekitar 0.6030 dengan target di 0.5985 dan stop di 0.6060. Rasio risiko/imbalan sekitar 1:1.5, sejalan dengan pendekatan teknikal yang menyoroti potensi penurunan lebih lanjut. Strategi ini sejalan dengan tekanan bearish yang terlihat pada indikator dan level kunci yang relevan.

Jika harga menembus 0.6060 dan bergerak ke zona 0.6070–0.6090 tanpa pembalikan kuat, rencana bisa dievaluasi ulang sesuai perubahan dinamika. Namun jika harga berhasil menembus 0.6095, diperlukan peninjauan ulang karena sinyal teknikal bisa berubah arah. Investor juga disarankan memantau rilis CPI berikutnya untuk menyesuaikan posisi secara tepat.

Inti analisis menunjukkan CPI AS akan menjadi katalis utama bagi arah NZDUSD. Jika data memperlihatkan pelemahan inflasi yang lebih besar dari ekspektasi, peluang penurunan lebih lanjut ke 0.5985 menjadi lebih mungkin. Selalu gunakan manajemen risiko yang ketat karena volatilitas menjelang keluarnya data CPI bisa meningkat secara signifikan.

broker terbaik indonesia