Menurut Cetro Trading Insight, NZDUSD masih berada dalam posisi defensif meskipun momentum penurunan belum menunjukkan konfirmasi bearish yang kuat. Sinyal teknikal menyiratkan bahwa tekanan ke atas perlahan mulai menguat meski belum terlihat terobosan signifikan.
Pergerakan harga terkini berada di bawah kisaran 0.5900 sepanjang sesi Asia, menandai wilayah yang menjadi fokus watch setelah retracement menurun dari puncak beberapa hari sebelumnya. Breakout sebelumnya di kisaran konflu 0.5835-0.5840, yang terdiri atas SMA 200 hari dan tingkat retracement 38,2%, menandakan potensi arah yang lebih jelas jika level tersebut ditembus.
Indikator momentum seperti RSI sekitar 56 dan garis MACD berada di wilayah positif, menandakan tenaga beli yang sedang menguat meski tidak agresif. Secara teknikal, target pertama berada di sekitar 0.6004 dan naikan lebih lanjut menuju 0.6093 tetap terbuka jika harga menembus resistensi kunci di 0.5930-0.5935.
Sentimen pasar dipengaruhi risiko geopolitik seperti ancaman Hormuz yang cenderung mendukung dolar AS sebagai safe haven sehingga menekan kiwi. Kondisi ini membuat pergerakan NZDUSD lebih berhati-hati meski peluang naik tetap ada.
Optimisme terhadap potensi kesepakatan damai AS-Iran dan menurunnya peluang kenaikan suku bunga Federal Reserve mengimbangi kekuatan dolar, sehingga pembatasan pelemahan NZDUSD tetap relevan meski arah umum cenderung positif bagi pasangan ini.
Level teknikal kunci tetap menahan pergerakan; resistensi di sekitar 0.5930-0.5935 menjadi overhead penting, sementara support utama berada di 0.5885, 0.5845, dan 0.5836. Penurunan lebih dalam ke 0.5776 dan 0.5678 hanya akan menjadi relevan jika lantai terdekat ditembos.