Oso Sekuritas Berganti Nama Menjadi Sukadana Prima Sekuritas: Regulasi BEI, Sejarah, dan Dampaknya bagi Investor

Oso Sekuritas Berganti Nama Menjadi Sukadana Prima Sekuritas: Regulasi BEI, Sejarah, dan Dampaknya bagi Investor

trading sekarang

Pasar modal Indonesia kembali menemukan dinamika baru seiring pengumuman resmi bahwa PT Oso Sekuritas Indonesia resmi berganti nama menjadi PT Sukadana Prima Sekuritas. BEI mengumumkan perubahan ini melalui Direktur BEI Irvan Susandy pada Selasa, 10 Februari 2026. Perubahan identitas ini dicatat sebagai bagian dari langkah restrukturisasi dan penyelarasan merek di kalangan pelaku jasa keuangan. Cetro Trading Insight melihat pergeseran ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kejelasan bagi klien dan publik pasar.

Oso Sekuritas sebelumnya dikenal dengan kode broker AD, sebuah identitas yang telah terhubung erat dengan aktivitas perusahaan di pasar modal domestik. Sejak berdiri, perusahaan telah menempuh beberapa fase transformasi, termasuk perubahan nama pada 2011 dari Kapita Sekurindo hingga akhirnya menjadi Oso Sekuritas. Kini nama tersebut diganti menjadi Sukadana Prima Sekuritas melalui proses yang diawasi regulator.

Seiring perubahan nama, perusahaan menegaskan bahwa layanan inti dan komitmen terhadap klien tetap berjalan. BEI menyatakan bahwa SPAB dengan nomor SPAB-258/JATS/BEI.ANG/06-2024 serta seluruh surat persetujuan yang telah dikeluarkan BEI tetap berlaku. Perhatikan bahwa status izin AB tidak berubah karena perubahan identitas perusahaan.

Sejarah singkat menunjukkan bahwa Oso Sekuritas pernah dicabut izinnya sebagai Anggota Bursa pada 2021. Pencabutan itu terjadi setelah masa suspensi lebih dari 90 hari dan kegagalan memenuhi perbaikan terkait Modal Kerja Bersih Disesuaikan MBDK. Ini menandai bab penting dalam tata kelola perusahaan dan kepatuhan terhadap persyaratan modal kerja.

Setelah masa reformulasi, BEI kembali memberi izin kepada Oso Sekuritas pada 22 Juli 2024 lewat Surat Persetujuan Anggota Bursa SPAB No SPAB-258/JATS/BEI.ANG/06-2024. Regulasi ini menegaskan bahwa perusahaan tetap dapat beroperasi sebagai anggota bursa dan memberikan layanan efek sesuai ketentuan yang berlaku. Perubahan nama tidak meniadakan hak dan kewajiban yang melekat pada kepatuhan izin tersebut.

Dengan adanya perubahan nama, BEI menegaskan bahwa SPAB dan surat persetujuan lain yang telah dikeluarkan tetap berlaku. Hal ini memberi kepastian bagi klien dan mitra bisnis bahwa layanan seperti underwriter, e-IPO, dan Perantara Pedagang Efek dapat berlanjut sesuai kontrak dan regulasi. Secara praktis, perubahan identitas tidak mengubah kerangka operasional layanan yang sudah berjalan.

Implikasi bagi Investor dan Layanan Sekuritas

Bagi investor, langkah ini dapat meningkatkan kejelasan identitas perusahaan dan memperbaiki tingkat kepercayaan terhadap pelaku jasa keuangan lokal. Brand yang konsisten sering kali menjadi cerminan komitmen terhadap tata kelola dan kepatuhan. Dalam konteks ini, perubahan nama juga menekankan fokus perusahaan pada layanan emisi efek dan pedagang efek yang lebih terstruktur.

Perubahan identitas tidak mengganggu layanan inti yang ditawarkan. Oso Sekuritas, sekarang Sukadana Prima Sekuritas, tetap menyediakan underwriter, layanan e-IPO, serta perantara pedagang efek dengan dukungan regulasi BEI. Klien disarankan memantau dokumen resmi seperti SPAB dan pengumuman BEI untuk konfirmasi status izin.

Secara strategis, rebranding ini bisa dilihat sebagai bagian dari upaya jangka panjang untuk memperkuat posisi di pasar sekuritas nasional. Langkah semacam ini biasanya didorong oleh kebutuhan adaptasi terhadap dinamika pasar, persaingan, dan peningkatan standar kepatuhan. Cetro Trading Insight akan terus memantau perkembangan dan menyajikan informasi terkini bagi pembaca terkait implikasi bagi investor dan pasar modal.

broker terbaik indonesia