Indeks utama di AS melemah saat pembukaan namun rebound cepat dari level terendah sesi. Investor menimbang dampak dari eskalasi militer antara AS-Israel dan Iran yang terjadi akhir pekan. Ketidakpastian geopolitik tersebut berpotensi mempengaruhi arus modal global.
Harga minyak melonjak lebih dari 8% karena kekhawatiran gangguan pasokan melalui Selat Hormuz, menahan biaya bagi maskapai dan sektor pariwisata. Pemicu utama adalah kekhawatiran bahwa rute perairan penting akan terganggu, sehingga diskon risiko bagi ekuitas energi terlihat jelas di kelas saham.
Di sisi lain, saham pertahanan melonjak; Lockheed Martin, Northrop Grumman, dan RTX mencatat kenaikan signifikan sejalan ekspektasi belanja pertahanan yang meningkat. Investor menilai bahwa konflik berlarut dapat memperluas alokasi anggaran militer di masa mendatang.
Harga minyak melesat, dengan WTI berada di sekitar $72 per barel, meningkat sekitar 8% dibanding penutupan Jumat. Brent juga menyentuh level tertinggi baru dalam satu tahun terakhir di atas $78, menambah kekhawatiran inflasi di mata para pembuat kebijakan.
Secara teknis, lonjakan harga energi mengangkat saham perusahaan energi seperti Exxon Mobil, Chevron, dan ConocoPhillips, sementara operator kapal tanker meraih keuntungan dari rute pengiriman yang lebih panjang.
Indeks volatilitas (VIX) melonjak sekitar 19% menjadi sekitar 23.6, menunjukkan peningkatan ketidakpastian meski beberapa indeks utama berhasil pulih dari level terendah sesi.
ISM Manufacturing PMI Februari berada di 52.4, menandai ekspansi bulan kedua berturut-turut meski sedikit lebih rendah dari Januari. Komponen Pesanan Baru tetap kuat, menggarisbawahi permintaan yang tahan banting di sektor manufaktur.
Harga input dan pengantaran pasokan menjadi fokus utama, karena lonjakan harga minyak berpotensi meneruskan tekanan biaya. Investor menimbang bagaimana perkembangan ini bisa mempengaruhi tekanan inflasi dan jalur kebijakan Federal Reserve.
Seiring pasar menilai sinyal harga dan permintaan, volatilitas tetap menjadi penentu utama arah jangka pendek. Pasar menilai peluang bahwa Fed akan menahan suku bunga pada pertemuan Maret dengan kemungkinan perubahan kecil jika tekanan biaya meningkat.
Laporan ini dipersembahkan oleh Cetro Trading Insight, media riset keuangan yang berfokus pada analisa pasar. Tim editorial kami berupaya menyederhanakan dinamika kompleks menjadi gambaran yang mudah dipahami bagi pembaca awam. Pembelajaran ini diharapkan membantu pembaca memahami implikasi pasar dari pergerakan harga minyak, inflasi, dan kebijakan moneter.