USD/CNH rebound ke sekitar 0.8505 pada sesi Eropa awal Jumat, menunjukkan bahwa pasangan ini tetap sensitif terhadap dinamika kebijakan dan pergerakan dolar AS. Di tengah ketidakpastian, para pelaku pasar memperhatikan instrumen lindung nilai serta arah umum mata uang utama.
Dalam beberapa jam terakhir CNH sempat melemah terhadap dolar hingga mempertahankan kisaran wajar, sejalan dengan langkah-langkah kebijakan yang dikeluarkan oleh otoritas terkait. Analisis awal menunjukkan pergerakan teknikal yang relatif terbatas meskipun ada perubahan kebijakan yang pro-likuiditas FX.
Kepada para pemangku kepentingan di Cetro Trading Insight, langkah kebijakan ini dipandang sebagai upaya menyeimbangkan likuiditas pasar dan membantu perusahaan mengelola risiko mata uang secara lebih efisien. Para klien kami disarankan memantau dinamika forward market menjelang peluncuran fasilitas tersebut.
Pada Jumat ini, PBOC mengumumkan pemotongan FX risk reserve ratio dari 20% menjadi 0% untuk forward kontrak mata uang asing, efektif mulai 2 Maret. Kebijakan ini bertujuan memperluas kemampuan perusahaan dalam mengelola eksposur mata uang tanpa beban cadangan di laba rugi.
Otoritas menegaskan bahwa perubahan ini akan menjaga kurs RMB pada tingkat yang wajar dan menuntun lembaga keuangan meningkatkan layanan hedging FX. Para pelaku pasar menilai langkah ini berpotensi menekan biaya hedging bagi para eksportir dan importir serta menambah fleksibilitas operasional bagi pelaku pasar.
Secara teknikal, dampak langsung terlihat pada instrumen dolar terhadap CNH di hari perdagangan ini, meskipun skenario jangka menengah bergantung pada data inflasi AS yang akan dirilis nanti. Para analis menilai bahwa arahnya mungkin berfluktuasi dengan sinyal kebijakan moneter AS dan keinginan domestik China terhadap stabilitas nilai tukar.