Menurut Danske Research, tingkat pengangguran zona euro turun menjadi 6.1% pada Januari, dengan penurunan terbesar terjadi di Italia, Spanyol, dan Prancis. Penurunan ini menambah nuansa hawkish terhadap kebijakan ECB karena pasar tenaga kerja yang tetap kuat mendukung kemungkinan normalisasi suku bunga. Laporan ini juga dirangkum oleh Cetro Trading Insight untuk pembaca kami.
Meski sinyal tersebut menonjol, para analis menekankan bahwa revisi data bisa memodifikasi gambaran sesaat. Perubahan kecil pada angka pengangguran sering terjadi pada bulan-bulan berikutnya, sehingga kehati-hatian adalah kunci. Faktor-faktor lain seperti inflasi dan dinamika upah juga perlu diperhatikan sebelum menilai arah kebijakan.
Proyeksi untuk 2026 menunjukkan penurunan pengangguran yang lebih lambat karena permintaan tenaga kerja yang melunak. Pemulihan pekerjaan diperkirakan tetap terkat di wilayah selatan Eropa, terutama Spanyol, meskipun PMI menunjukkan ekspansi moderat. Gambaran ini menguatkan pandangan bahwa kebijakan ECB bisa tetap hati-hati sambil menimbang risiko global.
PMI final untuk Februari berada di 51.9, dengan layanan direvisi naik dan manufaktur bertahan di 50.8, menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang moderat. Angka ini menandai ekspansi di kedua sektor meskipun kecepatan kenaikan tidak besar. Data ini juga dirangkum oleh tim redaksi Cetro Trading Insight.
Pertumbuhan di atas ambang 50 menandakan bahwa ekonomi zona euro masih berada di jalur ekspansi. Sektor jasa memberikan dorongan utama, sementara manufaktur lebih stabil dalam konteks ini. Para analis menilai bahwa PMI yang stabil mendukung ekspektasi pertumbuhan kuartal mendatang.
Dinamika PMI dan data pekerjaan memberi konteks bagi kebijakan ECB. Meskipun laju pengangguran turun, tanda-tanda ekspansi yang konsisten mendorong kemungkinan langkah normalisasi lebih lanjut. Sekaligus, revisi data yang biasa terjadi mengingatkan pasar untuk tetap waspada terhadap perubahan konstelasi.
Bagi pelaku pasar, data yang mendukung hawkish ECB meningkatkan potensi penguatan euro terhadap dolar AS. Kondisi ini bisa mendorong EURUSD menuju level yang lebih tinggi jika ekspektasi kebijakan terkomunikasikan dengan jelas. Analisis ini diuraikan oleh Cetro Trading Insight untuk membantu pembaca memahami peluang.
Namun, sifat data yang bisa direvisi serta faktor eksternal tetap menciptakan risiko pada perdagangan rilis data berikutnya. Pelaku pasar disarankan menyeimbangkan posisi dengan manajemen risiko yang ketat dan konfirmasi teknikal. Sesuaikan ukuran posisi agar rasio risiko-imbalan minimal 1:1.5.
Dalam konteks teknikal, EURUSD berpotensi melanjutkan tren naik jika data ekonomi positif berlanjut dan harga bertahan di atas level pendukung kunci. Namun volatilitas bisa meningkat menjelang data penting berikutnya. Rencana trading yang disesuaikan dengan open tp sl di atas memberikan landasan untuk potensi profit.