Harga Perak (XAG/USD) turun sekitar 91,80 dolar AS pada sesi Asia, mencatat penurunan hampir 1%. Arah pergerakan sejak pembukaan hari ini menunjukkan tekanan jual yang kuat. Pasar logam putih sempat menyentuh level tertinggi beberapa waktu lalu sebelum adanya pembalikan sentimen.
Faktor utama di balik pelemahan ini adalah perubahan sentimen terkait potensi tarif. Ancaman tarif terhadap beberapa negara yang sebelumnya meningkat meredam permintaan terhadap aset pelindung risiko seperti perak. Sementara itu, pernyataan bahwa otoritas AS bisa meninjau kebijakan suku bunga memperkuat dolar dan membebani logam mulia.
Analis pasar menyoroti bahwa pengambilan keuntungan setelah lonjakan harga sebelumnya turut menekan perak. Eksekutif di beberapa lembaga keuangan menekankan bahwa perubahan kebijakan eksternal secara langsung memengaruhi arus modal ke logam. Secara umum, arah jangka pendek terlihat menurun meski ada dinamika geopolitik yang berubah.
Ruang waktu hingga akhir masa jabatan Ketua Federal Reserve Jerome Powell diperkirakan tidak akan membawa perubahan besar pada suku bunga kunci dalam kuartal ini. Ekonom menilai bahwa kebijakan bisa tetap tidak berubah atau mengalami penyesuaian kecil untuk menyeimbangkan inflasi. Pasar membentuk ekspektasi bahwa laju dana federal bisa bertahan lebih tinggi lebih lama daripada perkiraan awal.
Ruang kebijakan ini biasanya menguatkan dolar AS karena imbal hasil obligasi cenderung meningkat. Dolar yang lebih kuat membuat logam berdenominasi dolar seperti perak menjadi lebih mahal bagi pembeli luar negeri. Kondisi tersebut cenderung membebani permintaan terhadap aset logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil.
Beberapa pejabat keuangan dan pengamat menekankan perlunya kehati-hatian di tengah dinamika Greenland. Optimisme yang berlebihan terkait penyelesaian isu bisa menimbulkan kejutan di pasar jika konflik dagang kembali meningkat. Dengan demikian, arus dana ke instrumen safe-haven bisa berfluktuasi mengikuti tanda-tanda geopolitik.
Mengingat faktor fundamental yang menggerakkan pasar logam, sinyal saat ini cenderung menuju penjualan dalam waktu dekat. Gambaran teknikal menunjukkan tren menurun jika level resistensi gagal ditembus. Posisi short bisa dipertimbangkan dengan evaluasi risiko yang tepat.
Rencana entry berada di sekitar harga pasar sekitar 91,80. Stop loss di atas harga saat ini sekitar 92,50 memberikan jarak aman 0,70 dolar. Target profit ditempatkan di sekitar 90,75 dolar, menghasilkan rasio risiko/imbalan sekitar 1:1,5.
Namun status risiko tetap harus diperhatikan. Perubahan kebijakan moneter dan berita geopolitik bisa mengubah arah dengan cepat. Pelaku pasar disarankan memantau volatilitas pasar global dan pernyataan bank sentral untuk menimbang kelanjutan tren.