Harga perak menyentuh level tertinggi 10 hari sekitar $84,02 pada Senin, menandai lonjakan signifikan bagi logam mulia. Lonjakan tersebut mencerminkan meningkatnya permintaan safe-haven di tengah ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung. Investor cenderung mencari perlindungan nilai ketika risiko global meningkat.
Di hari yang sama, XAG/USD terlihat diperdagangkan sekitar $83,10 per troy ounce saat sesi Asia, mencerminkan dinamika pasar yang menunggu arah yang lebih jelas. Pergerakan ini menandai fase konsolidasi sementara para trader mengevaluasi faktor-faktor risiko dan peluang teknikal. Momentum pembelian terlihat lebih kuat saat harga mencoba menahan di atas level support sebelumnya.
Dinamika safe-haven dipicu juga oleh protes di Iran yang memasuki minggu ketiga, dengan perhatian pasar berfokus pada potensi eskalasi regional. Dalam konteks itu, pernyataan Presiden AS tentang kemungkinan tindakan jika penindasan berlanjut menambah nuansa risiko pada pasar logam mulia. Versi berita yang beragam membuat investor menjaga posisi sambil menimbang risiko geopolitik terhadap portofolio mereka.
Selain faktor geopolitik, pasar juga menakar dampak dinamika politik global terhadap arus modal. Permintaan safe-haven di logam mulia meningkat karena investor mencari perlindungan dari volatilitas yang terkait konflik regional dan ketidakpastian kebijakan. Ketidakpastian kebijakan menambah bobot pada pergerakan harga logam mulia saat investor menilai risiko makro.
Protes di Iran memasuki minggu ketiga dan disebutkan menimbulkan klaim korban, yang memperburuk suasana pasar dan menambah kilau pada logam berharga. Investor menimbang respons internasional termasuk peringatan dari pejabat AS terhadap intervensi, serta kekhawatiran bahwa eskalasi bisa memicu gangguan pasokan energi atau lini supply chain.
Laporan lapangan pekerjaan AS Desember menunjukkan penambahan 50.000 pekerjaan, lebih lemah dari proyeksi 60.000 dan direvisi dari 56.000. Kondisi ini memperkuat spekulasi bahwa The Fed mungkin menunda pemangkasan lebih lanjut pada rapat bulan ini. Data tersebut juga mendukung harga saham dan logam berharga yang sensitif terhadap kebijakan moneter.
Di tengah dinamika tersebut, pasar tampak memperhitungkan dua kali pemangkasan suku bunga The Fed pada tahun ini meskipun saat ini banyak analis memposisikan bank sentral untuk menjaga kebijakan tetap. Adanya harapan ada stimulus kebijakan memberlakukan dukungan bagi aset-aset berisiko membuat investor memahami bahwa logam mulia tetap menjadi komponen diversifikasi penting. Ketidakpastian mengenai timing pemangkasan menambah volatilitas jangka pendek yang perlu dikelola trader.
Data NFP Desember yang lebih lemah dan proyeksi kebijakan jangka menengah memicu perdebatan di antara pelaku pasar tentang arah suku bunga. FedWatch CME menunjukkan probabilitas sekitar 95% untuk mempertahankan suku bunga pada pertemuan 27-28 Januari, yang menahan momentum pemangkasan awal. Meski demikian, sebagian analis menilai tekanan inflasi yang tetap tinggi di beberapa sektor bisa memicu aksi harga pada logam mulia jika ekspektasi pelonggaran kebijakan mereda.
Rencana trading yang disarankan untuk XAGUSD adalah posisi long dengan open sekitar 83.50, take profit di 85.75, dan stop loss di 82.00. Skema ini menjaga rasio risiko-imbalan minimal 1:1.5, sesuai dengan kondisi pasar yang dihadapi. Selalu sesuaikan manajemen risiko dengan volatilitas harian dan tetap mengikuti rilis berita ekonomi untuk menghindari kejutan yang bisa mengubah arah pasar.