Harga perak XAG/USD melemah untuk hari ketiga berturut-turut, berputar mendekati 72.20 dolar per troy ounce pada sesi Asia. Tekanan ini muncul seiring lonjakan biaya energi yang mendorong ekspektasi kebijakan yang lebih hawkish dari bank sentral utama. Kondisi ini menambah beban bagi logam mulia sebagai aset safe haven di jangka pendek.
Penurunan harga tidak didukung sepenuhnya oleh permintaan perlindungan karena banyak investor menutup kerugian di pasar lain melalui likuidasi paksa. Faktor risiko geopolitik dan dinamika likuiditas global membuat pergerakan XAG/USD lebih volatile meski beberapa pelaku pasar masih mencari posisi aman.
Secara teknikal, pergerakan harga menampilkan aksi konsolidasi di sekitar level saat ini sembari pedagang menunggu konfirmasi arah melalui laporan kebijakan dan komentar bank sentral berikutnya. Ronde rilis data dan pernyataan kebijakan menjadi fokus utama bagi trader logam mulia.
Ketegangan di Timur Tengah meningkat ketika pernyataan menekan Iran dan upaya menutup Selat Hormuz meningkatkan risiko pasokan energi global. Pasokan yang lebih terbatas cenderung menopang volatilitas harga energi dan memicu reaksi pasar yang memengaruhi komoditas seperti perak.
Investors memantau bagaimana FOMC Minutes akan membentuk panduan ke depan, dengan pasar memperkirakan kemungkinan penundaan pemangkasan suku bunga dan potensi biaya pinjaman yang lebih tinggi jika inflasi tidak mereda. Proyeksi kebijakan yang lebih ketat dapat menambah tekanan pada logam industri seperti perak.
Sementara itu Bank of England memilih mempertahankan suku bunga di level 3,75 persen dan menghentikan siklus pelonggaran. Kebijakan moneter yang tetap ketat mengikuti dinamika inflasi yang terkait dengan biaya energi, memberi sinyal bahwa saat ini fokus kebijakan adalah pada stabilitas harga.
Dengan latar belakang ketidakpastian kebijakan global, prospek jangka pendek untuk perak cenderung bergantung pada bagaimana risiko geopolitik dan biaya energi berkembang. Trader perlu memperhatikan perubahan risk appetite serta respons pasar terhadap pernyataan bank sentral.
Analisis Minut FOMC dan komentar pejabat bank sentral lainnya bisa menjadi penentu arah. Sinyal pasar bisa berubah seiring perubahan ekspektasi terhadap jalur suku bunga dan tekanan inflasi yang dinilai pasar berbeda-beda di tiap negara.
Rekomendasi trading berdasarkan artikel ini adalah arah jual untuk XAGUSD jika harga bergerak lebih tinggi menuju zona 75.00 dan tetap berada di atas level tersebut. Target turun di sekitar 68.00 dengan stop loss di 75.00 untuk menjaga rasio risiko yang memenuhi syarat minimal 1 banding 1,5.