Prodia Widyahusada Restrukturisasi Direksi dan Komisaris melalui RUPST 2025 untuk Dorong Pertumbuhan

Prodia Widyahusada Restrukturisasi Direksi dan Komisaris melalui RUPST 2025 untuk Dorong Pertumbuhan

trading sekarang

Prodia Widyahusada Tbk mengumumkan serangkaian perubahan kepemimpinan setelah RUPST Tahun Buku 2025. Langkah ini diambil untuk mempercepat pertumbuhan kinerja bisnis dan meningkatkan efisiensi operasional perseroan. Perubahan ini menandai komitmen perusahaan dalam beradaptasi menghadapi dinamika industri kesehatan yang terus berkembang.

Liana Kuswandi, yang sebelumnya menjabat Direktur Keuangan, naik menjadi Direktur Utama. Sementara Dewi Muliaty beralih dari jabatan eksekutif ke pengawasan sebagai Komisaris. Nominasi baru di jajaran direksi juga diumumkan, termasuk Marina Eka Amalia sebagai Direktur Keuangan & Keberlanjutan.

Selain itu, akademisi Lukas Setia Atmaja kembali bergabung sebagai Komisaris Independen, menggantikan Joseph Fellipus Peter Luhukay. Dalam Public Expose, 23 April 2026, Liana menegaskan bahwa perubahan ini bertujuan memperkuat struktur organisasi agar lebih terintegrasi dan responsif terhadap dinamika pasar. Dengan langkah ini, Prodia menegaskan komitmennya untuk menjaga kelincahan operasional dan fokus pada layanan diagnostik berkualitas.

Pada 2025, Prodia menunjukkan ketahanan dan kemampuan adaptasi di tengah dinamika ekonomi dengan meluncurkan 38 tes baru. Perusahaan juga menghadirkan Next Generation Laboratory melalui Prodia Clinical Multiomics Centre (PCMC) by Spectrometry, yang membuka peluang layanan diagnostik berkelas. Jaringan operasional tumbuh menjadi 402 outlet di 34 provinsi, memperkuat akses layanan kesehatan bagi pelanggan.

Prodia memperluas kemitraan regional hingga Taiwan, Malaysia, dan Timor Leste, memperluas ekosistem layanan serta memperkuat posisi perusahaan di pasar regional. Upaya ini didukung oleh inovasi laboratorium yang terus berkembang dan peningkatan layanan pelanggan. Hasilnya, kemampuan perusahaan untuk menjawab tantangan pasar kesehatan semakin kokoh.

Liana Kuswandi menegaskan bahwa inisiatif-inisiatif tersebut selaras dengan arah bisnis perseroan ke depan, sekaligus meningkatkan efisiensi operasional dan kesinambungan layanan. Langkah-langkah ini diharapkan meningkatkan nilai bagi pemegang saham melalui pertumbuhan pendapatan yang berkelanjutan. Dengan fondasi yang lebih kuat, Prodia siap menghadapi dinamika industri kesehatan yang terus berubah.

Susunan pengurus hasil RUPST 23 April 2026 menandai kelanjutan kepemimpinan yang fokus pada tata kelola, inovasi, dan ekspansi layanan. Dewan Komisaris dipimpin oleh Andi Widjaja sebagai Komisaris Utama, bersama jajaran Komisaris lain seperti Gunawan Prawiro Soeharto, Endang Wahjuningtyas Hoyaranda, dan Dewi Muliaty. Kedua komisaris independen yaitu Keri Lestari dan Lukas Setia Atmaja menambah bobot integritas dan independensi.

Dalam susunan direksi, Liana Kuswandi ditetapkan sebagai Direktur Utama. Marina Eka Amalia menjabat sebagai Direktur Keuangan & Keberlanjutan. Indriyanti Rafi Sukmawati menjadi Direktur Komersial & Kemitraan. Andri Hidayat memimpin Divisi Solusi Terintegrasi & Diagnostik. Ida Zuraida dipercaya sebagai Direktur Pengembangan SDM & Organisasi.

Perubahan ini menegaskan komitmen perusahaan terhadap tata kelola yang profesional dan responsif terhadap perubahan regulasi serta dinamika pasar. Dengan tim yang lebih kuat dan struktur yang lebih terintegrasi, Prodia berupaya menjaga kelancaran operasional serta mempercepat inovasi layanan diagnostik. Kebijakan ini juga diharapkan meningkatkan kepatuhan, transparansi, dan kinerja jangka panjang perusahaan.

PosisiNamaKeterangan
Komisaris UtamaAndi Widjaja
KomisarisGunawan Prawiro Soeharto
KomisarisEndang Wahjuningtyas Hoyaranda
KomisarisDewi Muliaty
Komisaris IndependenKeri Lestari
Komisaris IndependenLukas Setia Atmaja
Direksi
Direktur UtamaLiana Kuswandi
Direktur Keuangan & KeberlanjutanMarina Eka Amalia
Direktur Komersial & KemitraanIndriyanti Rafi Sukmawati
Direktur Solusi Terintegrasi & DiagnostikAndri Hidayat
Direktur Pengembangan SDM & OrganisasiIda Zuraida
broker terbaik indonesia