Silver melemah karena dolar AS yang lebih kuat membuat logam tersebut menjadi lebih mahal bagi investor yang bertransaksi dalam mata uang lain. Permintaan terhadap aset safe-haven tetap ada, tetapi kekuatan dolar membatasi daya tariknya. Kondisi ini mendorong pergerakan harga ke bawah meskipan ada ketidakpastian geopolitik yang sedang berlangsung di kawasan tertentu.
Pergerakan harga saat ini berada di sekitar $87,20 per troy ounce pada sesi Eropa awal. Dolar yang lebih kuat mengurangi daya tarik logam berdenominasi dolar ketika dibandingkan dengan aset lain. Meski ada permintaan safe-haven, poros kebijakan moneter AS dan dinamika harga energi memberi tekanan tambahan.
Menghadapi situasi ini, pelaku pasar tetap memantau ketegangan di Timur Tengah yang dapat mengangkat volatilitas energi dan inflasi. Namun, dampak tersebut masih tertahan oleh kekuatan dolar dan imbas suku bunga AS. Secara umum, kombinasi faktor-faktor ini menahan rebound harga logam mulia.
Imbal hasil AS meningkat, dengan yield 10-tahun sekitar 4,07% setelah kenaikan sekitar 10 basis poin. Kondisi ini menambah biaya peluang bagi investor menyimpan kapasitas dalam logam mulia. Kenaikan yield juga menegaskan kekhawatiran terkait inflasi energi yang sedang naik.
Inflasi yang terkait energi dan kekhawatiran kebijakan moneter menjadi fokus utama pasar. Pedagang menilai bagaimana Federal Reserve akan menakar langkah berikutnya. Penetapan suku bunga yang lebih tinggi secara relatif dapat menekan permintaan terhadap logam mulia sebagai lindung nilai.
Ekspektasi pemotongan suku bunga berikutnya semula diperkirakan Juli, namun kini pasar menimbang September sebagai tanggal pemotongan berikutnya. Pasar tetap memasukkan dua pemotongan 25 basis poin ke dalam kurva imbalan meskipun terdapat tekanan volatil. Pergeseran waktu ini menambah ketidakpastian arah harga logam mulia.
Secara teknikal, pergerakan XAGUSD menunjukkan tren melemah dalam kerangka waktu pendek. Dolar yang kuat dan tekanan yield menjadi faktor utama yang memberi tekanan pada harga. Analisis momentum juga menunjukkan sinyal penurunan yang konsisten meskipun ada beberapa koreksi singkat.
Para analis menilai level support dan resistance yang relevan seiring perubahan dinamika pasar. Ketidakpastian geopolitik dan reaksi kebijakan membuat banyak investor berhati-hati dalam membuka posisi baru. Meski demikian, sebagian pelaku pasar melihat peluang jika dolar melemah atau jika imbal hasil turun.
Sinyal perdagangan yang dihasilkan berdasarkan konten ini adalah jual untuk XAGUSD dengan tingkat pembukaan sekitar 87,20, target 83,50, dan stop loss 89,50. Rasio risiko-imbalan sekitar 1,61:1, memenuhi kriteria minimal 1:1,5. Jika harga menyentuh stop loss di 89,50, rekomendasi ini akan ditinjau ulang dan ditutup.