TD Securities meninjau ekspektasi inflasi Zona Euro menjelang rilis data ekonomi utama. Lembaga tersebut memperkirakan inflasi inti turun menjadi 1,7% secara y/y, sejalan dengan konsensus pasar. Analisis ini menekankan bahwa jalur inflasi diperkirakan bergerak sesuai dengan skenario yang telah diamati beberapa waktu.
Penurunan ini didorong oleh meredanya efek dasar pada sektor energi, faktor yang ECB sebut sebagai penyimpangan sementara terhadap target. Dalam konteks ini, tidak ada tanda bahwa kebijakan moneter akan berubah dalam waktu dekat. Fokus kebijakan tetap pada stabilitas harga sambil memantau dinamika inflasi inti.
Pasar menanggapi proyeksi ini dengan ekspektasi volatilitas yang relatif rendah menjelang data utama berikutnya. Menurut analis yang diwawancarai oleh Cetro Trading Insight, skenario ini menekankan perlunya pengawasan terhadap bagaimana inflasi inti menuju target. Publikasi ini menegaskan bahwa tujuan kebijakan adalah menjaga stabilitas harga tanpa intervensi segera.
ECB menilai penurunan inflasi sebagai deviasi sementara dari target, bukan sinyal perubahan arah kebijakan. Ketika inflasi inti mendekati 1,7% y/y, bank sentral tetap menegaskan tidak ada kebutuhan untuk mengubah suku bunga saat ini. Perspektif ini diharapkan meredam tekanan pada pasar obligasi dan membantu menjaga kestabilan nilai tukar.
Dampak terhadap EURUSD dan imbal hasil obligasi bergantung pada ritme data berikutnya serta respons pasar terhadap asumsi ECB. Jika laju inflasi berlanjut turun, euro bisa menguat secara bertahap terhadap dolar dengan volatilitas yang lebih rendah. Namun opsi kebijakan yang lebih longgar tetap jauh dari probabilitas dalam beberapa kuartal mendatang.
Secara keseluruhan, jalur inflasi Zona Euro yang lebih lemah karena efek dasar energi menegaskan bahwa target ECB tetap relevan. Deviasi saat ini dipandang sebagai fenomena unik, dan investor disarankan menunggu data utama serta sinyal kebijakan resmi dari bank sentral. Cetro Trading Insight menekankan pentingnya fokus pada data inti dan arah kebijakan dibanding spekulasi pasar.