USD/CAD berbalik naik menuju sekitar 1.3833 setelah mengalami penurunan selama empat hari berturut-turut. Di saat yang sama, indeks dolar AS (DXY) menguat tipis mendekati 98.95. Investor menilai rilis data CPI AS untuk Maret serta laporan tenaga kerja Kanada sebagai pendorong arah berikutnya.
Harga berhasil keluar dari level terendah dua minggu di sekitar 1.3805 dan mencoba memantulkan kembali. Bias jangka pendek pada pasangan ini terlihat netral karena pergerakannya terbatas dalam kisaran tertentu. Namun, EMA 20-hari yang mendatar sekitar 1.3824 menandakan momentum bullish dalam kerangka jangka menengah masih mungkin.
RSI berada di sekitar 53.6, sedikit di atas level netral 50, menandakan momentum kenaikan yang konstruktif tanpa sinyal overbought. Support terdekat berada di sekitar 1.3800, yang menjadi tempat benteng jika harga turun. Resistance utama berada di 1.3870 serta 1.3967, yang menjadi target jika sentimen membaik.
Faktor utama adalah dinamika dolar AS yang menguat ditengah ketidakpastian hasil negosiasi AS-Iran terkait proposal damai sepuluh poin yang diajukan Iran. Pasar menimbang bagaimana rilis CPI AS untuk Maret serta data tenaga kerja Kanada akan mempengaruhi ekspektasi kebijakan bank sentral. Ketidakpastian geopolitik ini menambah volatilitas di pasar mata uang.
Secara spesifik, antisipasi CPI AS dan data pekerjaan Kanada bisa memicu pergeseran volatilitas, dengan fokus pada kecepatan inflasi dan tingkat pengangguran. Data tersebut bisa mengarahkan ekspektasi terhadap langkah Federal Reserve dan Bank of Canada. Sementara itu, pergerakan dolar cenderung menguat saat pasar menilai risiko geopolitik.
Secara teknikal, kisaran sekitar 1.3800–1.3870 tetap menjadi kerangka pergerakan utama dalam beberapa waktu ke depan. Breakout di atas 1.3870 bisa membuka jalan menuju 1.3967, sedangkan penembusan di bawah 1.3800 berpotensi memicu retracement lebih dalam. Ketidakpastian geopolitik menambah volatilitas jangka pendek pada pasangan USD/CAD.
Secara teknikal, pergerakan USD/CAD didorong oleh momentum naik yang terlihat dari EMA 20-hari yang mendatar. RSI berada di sekitar 53,6, menunjukkan momentum pembeli yang konstruktif tanpa berada di zona overbought. Gambaran teknikal ini menyiratkan peluang lanjut asalkan harga tetap berada di atas level kunci.
Level kritis yang perlu diawasi adalah support sekitar 1.3800 dan resistance di 1.3870 serta 1.3967. Penembusan di atas 1.3833 memberi konfirmasi bullish jangka pendek dan meningkatkan peluang mencapai target di 1.3967. Sebaliknya, jika harga turun menembus 1.3800, bias bergerak ke bawah dan menyiapkan retracement lebih lanjut.
Pengaturan entry yang disarankan adalah menunggu konfirmasi di atas 1.3833 untuk posisi beli dengan target 1.3967. Rasio risiko-untung lebih dari 1:4 jika setup sukses. Penting untuk memantau volatilitas pasar karena berita CPI dan data tenaga kerja bisa mengubah dinamika teknikal.
Rencana perdagangan berangkat dari entri di sekitar 1.3833 dengan target 1.3967. Konfirmasi masuk didasarkan pada pergerakan harga yang menembus level tersebut secara jelas. Stop loss ditempatkan di 1.3800 untuk membatasi potensi kerugian.
Rasio risiko-keuntungan untuk setup ini berada di atas 1:1.5, mendukung strategi rencana trading jangka pendek.
Catatan risiko meliputi volatilitas akibat rilis CPI AS dan data tenaga kerja Kanada, serta potensi eskalasi geopolitik yang dapat menggerakkan dolar secara spontan.