USD/CHF melemah menuju sekitar 0.7650 pada pembukaan sesi Eropa, mencerminkan tekanan pada Greenback. Data dan ekspektasi pasar menunjukkan bahwa The Fed mempertahankan suku bunga acuannya pada kisaran 3,5% hingga 3,75% dalam pertemuan Januari. Ketidakpastian terkait tenaga kerja dan inflasi membuat kebijakan moneter tetap bersifat hati-hati. Langkah ini cenderung membatasi volatilitas USD dalam jangka pendek.
Di sisi lain, kebijakan ekonomi AS yang tidak jelas dan perdebatan mengenai independensi The Fed menambah dinamika pada dolar. Isu-isu fiskal seperti potensi penutupan pemerintah juga meningkatkan gesekan pada dolar dan menambah risiko berkelanjutan bagi investor. Saat risiko ini meningkat, investor sebagian besar beralih ke aset safe-haven seperti CHF.
Dengan fokus pada data pekerjaan dan inflasi yang akan datang, para pelaku pasar menilai bahwa Fed mungkin mempertahankan kurs saat ini sambil menunggu konfirmasi lebih lanjut. Prospek makro yang tidak pasti menegaskan bahwa pergerakan USD/CHF bisa tetap volatil meskipun tekanan teknis menahan penurunan lebih lanjut. Secara umum, fokus pasar tetap pada bagaimana data tenaga kerja AS dan dinamika fiskal mempengaruhi daya tarik pasangan ini.
Ketegangan geopolitik meningkat, terutama dengan kehadiran kapal induk AS dan pasukan pendukung di Timur Tengah. Pernyataan keras dari pemimpin negara terkait dan potensi eskalasi militer menambah risiko bagi pasar valuta asing. Para trader memperhitungkan kemungkinan dampak positif bagi aset safe-haven seperti CHF ketika ketidakpastian meningkat.
Selain itu, laporan mengenai negosiasi antara pejabat AS dan pihak terkait memperkuat gambaran bahwa pasar menilai CHF sebagai pelindung terhadap volatilitas. Keputusan bank sentral AS yang berhati-hati juga mengurangi volatilitas di jangka pendek, meskipun tekanan geopolitik dapat menggertak arah pasangan mata uang utama. Dalam konteks ini, CHF bisa menguat terhadap dolar jika risk-off memadai.
Rilis neraca perdagangan Swiss untuk Desember dan klaim tunjangan pengangguran AS akan menjadi pemicu pergerakan selanjutnya. Hasil data tersebut berpotensi menyempurnakan pandangan investor mengenai keseimbangan permintaan terhadap franc. Monitoring perkembangan geopolitik tetap menjadi bagian penting dari analisis teknikal dan fundamental untuk USDCHF.
Secara teknikal, level kunci terdapat di sekitar 0.7650 sebagai basis dukungan sementara. Jika tekanan jual berlanjut, target jangka menengah bisa mendekati 0.7600, dengan materi risiko yang terbuka terhadap pergeseran karena faktor fundamental terus berubah. Namun, pembatasan pada penurunan perlu diperhitungkan karena posisi safe-haven CHF bisa mereda jika stabilitas pasar membaik.
Rencana perdagangan dengan risiko rasio minimal 1:1,5 dapat menimbang skenario jual pada pullback mendekati 0.7665 dengan target di 0.7600. Stop loss ditempatkan di 0.7665 untuk melindungi terhadap kejutan teknis di atas level tersebut. Strategi ini memanfaatkan dinamika risiko geopolitik dan kebijakan moneter tanpa mengabaikan volatilitas yang mungkin muncul pada rilis data utama.
Para analis menekankan bahwa sinyal jual ini didasarkan pada tekanan risk-off dan sudut pandang fundamental. Untuk menjaga konsistensi, trader dapat menindaklanjuti rilis data ekonomi utama dan evaluasi sentimen pasar secara berkala. Jika pasar menunjukkan pembalikan signifikan, manajemen risiko harus disesuaikan dengan cepat.