USD/JPY Didorong Tekanan Jual di Asia karena Intervensi dan Harapan Diplomasi Iran

USD/JPY Didorong Tekanan Jual di Asia karena Intervensi dan Harapan Diplomasi Iran

trading sekarang

USD/JPY menghadapi tekanan jual baru selama sesi Asia seiring kekhawatiran akan intervensi di pasar valuta asing Jepang yang kambuh. Berita mengenai potensi tindakan otoritas untuk menahan pelemahan atau penguatan yen meningkatkan volatilitas jangka pendek. Di sisi lain, harapan diplomasi Iran dan kebijakan Fed yang lebih lunak mengurangi permintaan terhadap dolar, sehingga memberi tekanan pada pair ini.

Para pelaku pasar juga menilai bahwa ketidakpastian geopolitik, khususnya di Selat Hormuz, membatasi anyaman pergerakan yen hingga bisa bertahan lebih kuat terhadap dolar. Sementara itu, perubahan ekspektasi kebijakan moneter Amerika Serikat turut membentuk dinamika jangka pendek, meningkatkan volatilitas di sekitar level kunci. Kondisi ini mendorong para trader untuk berhati-hati sebelum mengambil posisi besar.

Secara teknis, meskipun ada faktor fundamental yang menekan, harga tampak berada dalam kisaran perdagangan yang sedang, dengan peluang perubahan arah tergantung pada tindakan harga di bawah atau di atas level utama. Faktor-faktor eksternal bisa memicu pergeseran jika ada konfirmasi pelaksanaan kebijakan atau dinamika geopolitik yang lebih jelas.

Secara teknis, USD/JPY berada dekat level sekitar 158.7, dengan potensi penurunan jika berhasil menutup di bawah rata‑rata pergerakan eksponensial (EMA) 200 periode pada grafik 4 jam. Level ini berfungsi sebagai penopang dan indikator utama tren jangka pendek.

Indikator MACD masih berada di wilayah negatif dan RSI berada di sekitar 41, menunjukkan momentum jual sedang melemahkan bullish, tetapi konfirmasi arah masih belum jelas. Trader disarankan untuk memperhatikan perubahan momentum dan konfirmasi breakout untuk memastikan arah yang lebih pasti.

Selama harga tetap berada di atas EMA 200, bias keseluruhan cenderung modest bullish dan penarikan lebih lanjut bisa dianggap sebagai bagian dari kelanjutan tren. Namun, jika harga menembus level itu secara jelas, risiko koreksi menjadi lebih besar dan target berikutnya menjadi penurunan yang signifikan.

broker terbaik indonesia