USD/ZAR menunjukkan lanjutan tren penurunan setelah menembus level support penting, seperti yang dianalisis oleh Société Générale. Analisis ini menekankan bahwa pergerakan menuju wilayah lebih rendah telah menjadi fokus utama para pelaku pasar.
Pelemahan ini muncul meskipun ada jeda singkat belakangan, dengan tren turun yang tetap terjaga. Pergerakan terbaru menandakan bahwa pasar telah menembus jangkauan 50-DMA yang relevan, menandai konfirmasi awal bagi skenario penurunan jangka menengah.
Secara teknikal, para ahli memperkirakan target downside menuju 16,10 sebagai level tertekan, dengan skenario lanjutan ke 15,90–15,75 jika momentum tetap kuat. Sebaliknya, rebound jangka pendek bisa menghadapkan harga pada resistance di sekitar 16,58–16,75, yang juga merupakan area 50-DMA.
Analisis menunjukkan peluang penurunan lebih lanjut menuju level terendah Agustus 2022 di sekitar 16,10 jika tekanan jual tetap bertahan di bawah level support terdekat. Trader perlu memantau dinamika likuiditas dan berita regional yang bisa memperkaya kumpulan data teknikal.
Jika terjadi rebound dalam jangka pendek, area resistance di 16,58 hingga 16,75 bisa berfungsi sebagai penghalang yang menguji kekuatan penawaran. Disebutkan juga bahwa 50-DMA di area tersebut bisa bertindak sebagai penghalang kenaikan yang signifikan.
Untuk manajemen risiko, volatilitas USD/ZAR tetap menjadi faktor utama. Trader disarankan menjaga evaluasi posisi dengan ukuran risk yang proporsional dan menghindari eksposur berlebih ketika retracement tidak jelas arah. Kesiapan untuk menyesuaikan posisi sangat dianjurkan mengingat tingkat politik, data ekonomi, dan perubahan likuiditas bisa menggoyang arah pasangan ini.