USDJPY rally berlanjut di tengah ketidakpastian fiskal Jepang dan spekulasi intervensi Yen

USDJPY rally berlanjut di tengah ketidakpastian fiskal Jepang dan spekulasi intervensi Yen

Signal USD/JPYBUY
Open156.850
TP158.400
SL156.200
trading sekarang

USD/JPY telah menembus level sekitar 156.85 pada pembukaan sesi Asia hari Kamis, melanjutkan tren kenaikan yang terlihat akhir-akhir ini. Perdebatan mengenai kebijakan fiskal Jepang semakin memanas karena ekspansi belanja dan pemotongan pajak yang diajukan oleh pemimpin LDP Takaichi. Hal ini meningkatkan kekhawatiran bahwa beban utang akan semakin besar, sehingga yen melemah terhadap dolar.

Kebijakan fiskal ekspansif meningkatkan risiko fiskal namun juga mendorong potensi pertumbuhan ekonomi, sehingga pelaku pasar menimbang manfaat dan beban fiskal. Dalam konteks ini partai LDP diperkirakan akan memperoleh lebih banyak kursi dalam pemilihan nasional, mendukung peningkatan pengeluaran dan potongan pajak. Ketidakpastian ini menjadi pendorong utama tekanan pada yen ketika pasar menilai arah kebijakan jangka panjang.

Membatasi kerugian JPY menjadi fokus utama di awal sesi. Pelaku pasar juga menilai potensi intervensi dari otoritas Jepang sebagai langkah untuk menjaga volatilitas tetap terkendali. Menurut laporan terkini dari Cetro Trading Insight, dinamika politik Jepang dan sinyal koordinasi kebijakan dengan AS tetap menjadi kunci penggerak utama pasangan USDJPY.

Ketidakpastian soal kesehatan fiskal Jepang menambah tekanan pada Yen, dengan pelaku pasar saat ini menimbang kemungkinan intervensi sebagai jalur untuk membatasi pelemahan lebih lanjut. Menteri Keuangan Satsuki Katayama telah menegaskan kesiapan untuk berkoordinasi dengan otoritas AS jika diperlukan. Risiko kebijakan ganda antara belanja ekspansif dan tekanan pada mata uang membuat pasar tetap waspada terhadap langkah bank sentral.

Kebijakan fiskal ekspansif meningkatkan risiko fiskal namun juga menambah dorongan bagi pertumbuhan, sehingga pelaku pasar menilai keseimbangan antara reformasi fiskal dan dampaknya terhadap valuta asing. Pemerintah Jepang secara terbuka ingin menjaga momentum ekonomi sementara jajarannya menyimak sinyal dari pasar. Intervensi bisa menjadi opsi jika tekanan pada Yen meningkat melebihi batas tertentu.

Sadar bahwa kebijakan ini dapat memicu volatilitas, investor juga memperhatikan dinamika hubungan Jepang-AS dan respons kebijakan moneter global. Ketertarikan terhadap dialog antara kementerian keuangan dan otoritas pasar memastikan respons kebijakan yang lebih terkoordinasi. Intervensi yang tepat bisa membatasi kerugian mata uang jika tekanan pasar meningkat.

Di sisi Amerika Serikat, muncul berita bahwa kandidat Presiden Donald Trump mengusulkan Kevin Warsh untuk menjadi Ketua Federal Reserve. Langkah ini memicu spekulasi bahwa kebijakan moneter cenderung untuk menjaga suku bunga pada level tinggi. Pasar juga menilai bahwa pemilihan hawkish di Gedung Federal Reserve dapat mendukung penguatan dolar dalam beberapa sesi ke depan.

Kebijakan hawkish yang diperkirakan akan datang dari Warsh berpotensi memperlebar perbedaan suku bunga dengan berbagai mitra, sehingga memicu aliran modal ke dolar AS terhadap Yen. Investor melihat bahwa komite kebijakan moneter AS lebih fokus pada pertumbuhan dan inflasi, memberikan dukungan bagi dolar dalam jangka pendek. Dampaknya pada USDJPY bisa berlanjut jika data ekonomi AS tetap kuat dan sentimen pasar tetap risk-on.

Analisis teknikal juga menunjukkan bahwa jika level 156.85 tetap tertahan, skema pergerakan bisa lanjut menuju resistance berikutnya. Namun pasar tetap waspada terhadap risiko geopolitik serta perubahan kebijakan moneter. Bagi trader, pergeseran kebijakan fiskal Jepang versus kebijakan The Fed akan menjadi pendorong utama untuk arah pasangan ini.

broker terbaik indonesia