AUD Menguat Didukung Neraca Perdagangan Lebar, PMI Positif, dan Potensi Breakout AUDUSD

AUD Menguat Didukung Neraca Perdagangan Lebar, PMI Positif, dan Potensi Breakout AUDUSD

Signal AUD/USDBUY
Open0.700
TP0.725
SL0.696
trading sekarang

Artikel ini menyajikan gambaran komprehensif tentang faktor-faktor yang mempengaruhi pasangan AUDUSD. Data neraca perdagangan Australia untuk Desember 2025 menunjukkan surplus sebesar 3,373 juta dolar, melebihi revisi November dan di atas ekspektasi pasar. Fakta ini memberi ruang bagi AUD untuk mempertahankan tekanan positif terhadap USD dalam perdagangan harian. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight untuk membantu pembaca memahami dinamika pasar secara lebih mendalam.

Data menunjukkan ekspor Australia naik 1,0% secara bulanan pada Desember 2025, rebound dari penurunan 4,0% pada November. Kenaikan ini sebagian besar dipicu oleh bijih logam dan mineral, yang tetap menjadi pilar utama permintaan global terhadap Australia. Sisi ekspor yang kuat mendukung kelanjutan tren positif pada nilai tukar AUD terhadap USD.

Impor turun 0,8% MoM pada bulan yang sama, lebih tajam dari penurunan sebelumnya. Penurunan impor berkontribusi pada perluasan surplus perdagangan, yang pada gilirannya memberikan sinyal fondasi ekonomi yang lebih stabil. Perubahan komponen impor juga mencerminkan dinamika permintaan domestik dan kondisi logistik global yang mulai mereda.

Secara keseluruhan, pergerakan neraca perdagangan meningkatkan daya tarik AUD di mata investor, terutama karena Tiongkok tetap sebagai mitra dagang utama. Sinyal ini, ketika dipadukan dengan data semisal PMI dan kebijakan moneter, meningkatkan peluang bagi AUD untuk menguat bertahap dalam beberapa bulan ke depan.

Indeks PMI jasa Tiongkok naik menjadi 52,3 pada Januari, lebih kuat dari ekspektasi dan menjadi indikator permintaan luar negeri yang positif terhadap Australia. Karena Tiongkok adalah mitra dagang utama Australia, perubahan dalam ekonominya memiliki dampak langsung terhadap permintaan komoditas dan arus modal ke AUD.

Di dalam Australia, PMI Gabungan mencapai 55,7 pada Januari, tercepat dalam 45 bulan, sementara PMI Jasa melonjak menjadi 56,3. Pembacaan ini menunjukkan ekspansi yang berkelanjutan dan memperkuat dukungan pada proyeksi pertumbuhan ekonomi domestik. Kondisi ini membantu mendukung prospek AUD meski volatilitas pasar tetap ada.

Reserve Bank of Australia menaikkan Official Cash Rate sebesar 25 basis poin menjadi 3,85% sebelum rilis data, dengan catatan bahwa inflasi tetap membandel dan dewan akan bergantung pada data. Pasar menilai lebih lanjut kemungkinan pengetatan sekitar 40 bps sepanjang sisa tahun ini, meskipun retorika kebijakan akan tetap hati-hati. Komentar Gubernur Michele Bullock menekankan perlunya menjaga kebijakan ketat hingga inflasi benar-benar melandai.

Analisis Teknikal dan Prospek AUDUSD

Secara teknikal, AUDUSD diperdagangkan mendekati 0,7000 dengan pola saluran naik yang menunjukkan bias bullish tetap. RSI 14-hari berada di sekitar 69, menunjukkan momentum yang kuat meski berisiko koreksi jangka pendek. Level support utama berada di sekitar 0,6990, diikuti oleh EMA 9 hari di 0,6965, yang menambah kerangka bagi peluang pembalikan jika tekanan turun melemah.

Di sisi atas, target teknikal berada di 0,7250 sebagai batas atas saluran, dan penembusan di atas level tersebut bisa membuka jalur menuju resistance selanjutnya. Breakout yang konsisten akan menguji dinamika pasar lebih lanjut dan berpotensi mendorong AUDUSD ke level sekitar 0,7450-0,7500 tergantung pada kenyataan data. Narasi ini menambahkan bobot pada strategi perdagangan yang mencari konfirmasi momentum dari data makro maupun momentum teknikal.

Untuk manajemen risiko, penjual dan pembeli disarankan mematuhi prinsip reward-to-risk minimal 1:1,5. Dalam contoh ini, posisi beli dengan open 0,7000, SL 0,6960, dan TP 0,7250 memenuhi kriteria tersebut sambil memberi ruang bagi volatilitas jangka pendek. Investor tetap perlu mengikuti rilis data ekonomi dan pernyataan bank sentral untuk menilai kelanjutan tren secara real-time.

broker terbaik indonesia