Wall Street Dibuka Turun Akibat Ketegangan Timur Tengah; Minyak Melonjak, Dolar Menguat, dan Saham Pertahanan Menguat | Cetro Trading Insight

Wall Street Dibuka Turun Akibat Ketegangan Timur Tengah; Minyak Melonjak, Dolar Menguat, dan Saham Pertahanan Menguat | Cetro Trading Insight

trading sekarang

Ketegangan Timur Tengah yang berpotensi berkepanjangan membuat bursa global memasuki perdagangan Senin dengan nada waspada. Investor menilai risiko gangguan rute perdagangan dan inflasi energi yang berpotensi meningkat sebagai risiko utama. Kini, fokus beralih pada bagaimana pasar merespon terhadap ketidakpastian geopolitik, sambil Cetro Trading Insight memantau dinamika likuiditas global.

Indeks utama Wall Street dibuka lebih rendah: Dow Jones turun 183,5 poin menjadi 48.794,42; S&P 500 turun 54,5 poin menjadi 6.824,36; Nasdaq melemah 346,1 poin menjadi 22.322,119. Ketika fasilitas penerbangan dan produksi minyak di wilayah tersebut berhenti, harga minyak melonjak lebih dari 8 persen, menambah tekanan terhadap sektor keuangan dan prospek pertumbuhan.

Investor beralih ke aset aman seperti dolar AS, meskipun harga logam mulia mendapat dukungan dari prospek inflasi. Perusahaan pertambangan Kinross Gold dan Harmony Gold masing-masing naik sekitar 1 persen. Di samping itu, sektor pertahanan juga mengakhiri sesi pagi dengan momentum positif, dengan Lockheed Martin dan RTX meningkat lebih dari 3 persen; Kratos dan AeroVironment menunjukkan lonjakan signifikan sepanjang pekan ini.

Ketegangan meningkat memberikan gambaran bahwa eskalasi bisa bertahan beberapa pekan ke depan, dengan dampak berkelanjutan bagi harga minyak dan arus perdagangan global. Minyak mentah rebound lebih dari 8 persen karena gangguan produksi dan potensi sanksi baru yang menambah biaya energi. Secara keseluruhan, prospek pertumbuhan ekonomi global tampak suram jika konflik meluas lebih jauh.

Sinyal positif bagi beberapa sektor terlihat dari pergeseran ke aset defensif, di mana perusahaan pertahanan mulai memimpin pergerakan saham. Lockheed Martin dan RTX naik lebih dari 3 persen, sedangkan Kratos dan AeroVironment menunjukkan lonjakan signifikan. Investor juga meninjau peluang di sektor energi dan dampaknya terhadap volatilitas pasar secara umum.

Analyst Adam Turnquist dari LPL Financial menilai bahwa kerugian pasar terkendali karena pelaku pasar telah mengantisipasi konflik ini selama beberapa minggu terakhir. Ia menekankan bahwa meski harga minyak tinggi, pergerakan harga umumnya bisa diabsorb oleh pelaku pasar dalam jangka pendek. Skenario empat pekan ke depan tetap membuat investor berhati-hati dan menimbang strategi alokasi aset.

broker terbaik indonesia