Laporan 2025 WOM Finance menandai babak baru bagi pembiayaan konsumen. Realisasi penyaluran pembiayaan baru mencapai Rp5,94 triliun, naik 9,35% dibandingkan tahun sebelumnya. Angka-angka ini mencerminkan momentum pertumbuhan yang tetap terjaga dan kemampuan WOMF menjaga kualitas pembiayaan sambil memperluas basis nasabah, analisis disusun oleh Cetro Trading Insight.
Total aset WOM Finance mencapai Rp7,37 triliun, tumbuh 6,08% secara tahunan. Ekuitas perusahaan berada di Rp1,98 triliun, meningkat 4,81%, menambah pondasi ketahanan finansial. Laba bersih dicatat Rp142,55 miliar dengan ROA 2,41% dan ROE 7,45%, indikator profitabilitas yang masih kompetitif dalam sektor pembiayaan konsumen, ungkap laporan tersebut.
Selama 2025, perseroan meneguhkan strategi pendanaan untuk memperkuat likuiditas dan kelangsungan operasi. Penerbitan Obligasi Berkelanjutan V WOM Finance Tahap II Tahun 2025 sebesar Rp1,50 triliun dilakukan melalui mekanisme Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB), disertai fasilitas pinjaman kredit sebesar Rp1,65 triliun dari perbankan. Langkah-langkah ini sejalan dengan upaya meningkatkan layanan digital dan efisiensi biaya untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan.
Penerbitan Obligasi Berkelanjutan V WOM Finance Tahap II 2025 sebesar Rp1,50 triliun menunjukkan kemampuan perusahaan menggalang pendanaan jangka panjang. Ini didukung oleh fasilitas pinjaman kredit sebesar Rp1,65 triliun dari perbankan, memperkuat likuiditas untuk pembiayaan berkualitas. Strategi pendanaan ini menjadi fondasi bagi ekspansi layanan digital dan peningkatan kapasitas pembiayaan, dua pilar utama dalam strategi pertumbuhan menurut Cetro Trading Insight.
Strategi bisnis WOM Finance tetap fokus pada pengembangan layanan digital dan ekspansi wilayah potensial. Ekspansi ini direncanakan secara selektif di lokasi dengan potensi yield pembiayaan tinggi. Dengan dana yang lebih kuat, perusahaan dapat memperluas akses produk sambil menjaga standar kualitas pembiayaan.
Presiden Direktur WOM Finance, Djaja Suryanto Sutandar, menegaskan komitmen untuk memberikan akses produk pembiayaan yang lebih luas serta nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan. Ia menekankan bahwa langkah-langkah strategis 2025 akan memperkuat fundamental operasional dan kesiapan menghadapi tantangan pasar. Analisis ini disusun untuk pembaca Cetro Trading Insight, dengan fokus pada aspek fundamental dan dinamika pendanaan.
Pada tahun 2025, WOM Finance menjaga kualitas pembiayaan dengan NPF-Gross 2,17% dan NPF-Net 0,95%. Rasio tersebut mencerminkan disiplin dalam kredit dan pengawasan portofolio, bahkan di tengah dinamika pasar. Pengelolaan risiko yang ketat menjadi fondasi bagi pertumbuhan berkelanjutan, ujar analisis Cetro Trading Insight.
Pengelolaan risiko yang disiplin serta penerapan strategi bisnis yang tepat menjadi pilar utama dalam mendukung pertumbuhan perusahaan. Langkah-langkah tersebut membantu menjaga kestabilan arus kas dan kapasitas pembiayaan, meskipun kondisi pasar berubah-ubah. Cetro Trading Insight menilai kombinasi ini sebagai fondasi untuk ekspansi yang berkelanjutan.
Cetro Trading Insight melihat prospek WOM Finance ke depan tetap positif jika perusahaan menjaga adaptasi strategi secara disiplin. Peningkatan layanan digital, peningkatan kualitas pembiayaan, serta efisiensi biaya menjadi unsur kunci dalam menjaga kinerja. Dengan pengelolaan risiko yang kuat, WOM Finance berada pada jalur untuk mempertahankan momentum kinerja di tahun-tahun mendatang.