BUY
6110
6200
6060
IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) adalah salah satu indikator utama yang digunakan untuk mengukur kinerja pasar saham di Indonesia. Indeks ini mencerminkan perubahan harga saham dari seluruh perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dengan kata lain, IHSG adalah indeks yang menunjukkan pergerakan harga saham secara keseluruhan di pasar modal Indonesia.
IHSG dihitung berdasarkan harga saham dari semua perusahaan yang terdaftar di BEI, yang terdiri dari berbagai sektor industri seperti perbankan, energi, barang konsumsi, dan lain-lain. Meskipun semua saham dipertimbangkan, perhitungan ISHG lebih banyak dipengaruhi oleh saham-saham besar atau saham yang memiliki kapitalisasi pasar tinggi.
IHSG dihitung dengan menggunakan metode capitalization-weighted index, yang berarti bobot setiap saham dalam indeks bergantung pada kapitalisasi pasarnya (jumlah saham yang beredar dikalikan dengan harga saham). Oleh karena itu, saham perusahaan dengan kapitalisasi pasar besar seperti Bank BCA, Telkom Indonesia, dan Astra International memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan.
IHSG sering digunakan sebagai acuan atau tolak ukur dalam menilai kinerja pasar saham Indonesia. Jika index ini mengalami kenaikan, itu bisa menunjukkan bahwa secara umum pasar saham Indonesia sedang dalam kondisi baik dan banyak perusahaan mengalami kenaikan harga saham. Sebaliknya jika IHSG turun, itu bisa menunjukkan penurunan kinerja pasar saham secara keseluruhan, yang bisa disebabkan oleh faktor ekonomi, politik, atau masalah lainnya.
Bagi investor, IHSG merupakan alat penting dalam memantau kondisi pasar saham. Misalnya, jika harga menunjukkan tren kenaikan, investor mungkin melihat ini sebagai peluang untuk berinvestasi karena pasar saham cenderung menunjukkan kinerja yang baik. Sebaliknya jika IHSG turun, investor mungkin lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi.
IHSG juga digunakan sebagai acuan oleh banyak instrumen investasi, seperti reksa dana indeks atau ETF (Exchange Traded Fund) yang mengikuti pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan. Sebagai contoh jika IHSG naik, reksa dana indeks yang melacak IHSG juga akan mengalami kenaikan, memberikan keuntungan bagi investor yang berinvestasi di dalamnya.
Cetro Trading Insight memantau momentum pasar yang menggiurkan: IHSG berpotensi menembus level 8.000 meskipun volatilitas global masih tinggi. Bank DBS Indonesia menilai ada tiga p…
Read MoreDi tengah dinamika pasar global yang bergejolak, IHSG hari ini menunjukkan respons tegas terhadap sentimen investor lalu tertekan. IHSG ditutup melemah sebesar 55,19 poin, setara 0…
Read MoreIHSG ditutup di level 6.130 setelah sesi perdagangan Selasa 28 Juli 2026 berakhir dengan pelemahan 0,89% atau 55,2 poin. Pergerakan ini mencerminkan dinamika pasar saham domestik y…
Read MoreIHSG mengawali sesi siang dengan gebrakan tipis namun menentukan: ditutup melemah 2,62 poin atau 0,04% menjadi 6.183,16. Dalam lanskap pasar yang cepat berubah, koreksi minimal ini…
Read MoreIHSG hari ini dibuka melemah 0,17 persen ke level 6.175. Setelah semenit berjalan, indeks berbalik arah menguat 0,19 persen ke 6.197. Pergerakan intraday menunjukkan volatilitas ya…
Read MorePasar modal Indonesia berada pada momen krusial setelah pengunduran diri Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia, menandai transisi kepemimpinan yang bisa mengguncang arah ke…
Read MoreIHSG meluncur menipis dan menutup di level 6.185, turun 0,17% setelah kejutan pengunduran Perry Warjiyo sebagai Gubernur BI. Keputusan tersebut mengguncang sentimen pasar dan menim…
Read MoreKejutan di bursa domestik terjadi meskipun IHSG menutup koreksi tipis. Indeks ditutup di level 6.185, turun 0,17% atau minus 10,65 poin, mencerminkan dinamika campuran antara tekan…
Read MoreIHSG tampil sengit di sesi siang, menunjukkan dinamika yang memicu perdebatan di antara pelaku pasar meski ada tekanan pada indeks utama. Pada penutupan sesi ini, IHSG melemah 22,4…
Read MorePorsi dana tunai pada reksa dana domestik mencapai rekor tertinggi dalam tiga tahun pada Juni 2026, menandai pergeseran besar dalam likuiditas pasar. Pergerakan rupiah yang melemah…
Read More