AUD/USD melemah di tengah ketidakpastian tarif AS dan harapan pasar terhadap kebijakan Fed

AUD/USD melemah di tengah ketidakpastian tarif AS dan harapan pasar terhadap kebijakan Fed

Signal AUD/USDSELL
Open0.705
TP0.700
SL0.709
trading sekarang

AUD/USD melemah di awal pekan karena investor menimbang risiko terkait tarif AS. Meski dolar AS menunjukkan beberapa tanda pemulihan, fokus pasar tetap tertuju pada dinamika perdagangan global yang penuh ketidakpastian. Berita kebijakan dan eskalasi tensi tarif menambah volatilitas pada pasangan mata uang berisiko seperti AUD.

Indeks dolar AS (DXY) berada di sekitar 97.67 setelah menyentuh area terendah intraday di sekitar 97.35. Langkah Presiden AS untuk menerapkan tarif luas melalui IEEPA menambah tekanan pada sentimen risiko dan menahan perbaikan AUD. Sinyal kebijakan moneter di Amerika Serikat masih dipinggirkan oleh tinjauan terhadap pertumbuhan GDP dan inflasi inti.

Para pelaku pasar menilai bahwa ekspektasi potongan suku bunga Fed cenderung menurun, meski pelonggaran masih mungkin dilakukan di kemudian hari. Ketidakpastian kebijakan AS turut memberikan dukungan terhadap greenback relatif terhadap mata uang berisiko. Secara umum, investor berhati-hati sambil menimbang peluang volatilitas lebih lanjut.

Prospek kebijakan Fed surut karena data GDP Q4 yang lemah dan inflasi PCE yang relatif kuat menahan pijakan pelonggaran. Ekspektasi pemotongan suku bunga cenderung menyusut, sehingga dolar cenderung mendapatkan sedikit dukungan. Dengan latar belakang tersebut, AUD tetap cenderung tertekan terhadap USD.

Tim riset menilai menanti rilis CPI Australia untuk petunjuk arah kebijakan RBA. Beberapa ekonom memperkirakan CPI inti Trimmed Mean tetap di 3.3% YoY, sementara angka headline turun tipis ke 3.7% YoY. Data tersebut berpotensi memperkuat arahan hawkish pada RBA jika inflasi tetap tinggi.

Pasar juga mencermati bagaimana kebijakan moneter AS dan risiko perdagangan global berputar di sekitar kebijakan RBA. Indikator ekonomi Australia pada bulan ini menjadi kunci bagi pergerakan AUD/USD di minggu-minggu mendatang. Cetro Trading Insight menilai pergerakan ini akan menambah volatilitas jangka pendek sambil investor menunggu data selanjutnya.

Dukungan data domestik Australia meningkatkan probabilitas kenaikan suku bunga RBA pada Maret, didorong data ekonomi yang lebih kuat dan sinyal hawkish dari regulator. Investor menilai langkah ini bisa mengangkat AUD jika risiko global berkurang. Hal ini menambah kompleksitas bagi posisi AUD/USD saat ini.

Inflasi Australia, termasuk CPI inti Trimmed Mean, tetap menjadi fokus utama pasar. Data diperkirakan tidak menurun drastis, yang bisa menjaga sikap hawkish RBA. RBA panduan kebijakan dipantau ketat untuk menilai jalannya suku bunga.

RBA berada dalam sorotan karena rilis CPI Selasa dapat menentukan jalur kebijakan ke depan. Investor di Cetro Trading Insight menilai arah AUD/USD akan dipengaruhi tonjolan kebijakan dan dinamika tarif global. Untuk trader, risk management tetap penting dengan potensi volatilitas yang tinggi.

broker terbaik indonesia