CPI Inggris Lebih Kuat, BoE Diprediksi Potong 25bp di Maret Menguatkan GBPUSD

CPI Inggris Lebih Kuat, BoE Diprediksi Potong 25bp di Maret Menguatkan GBPUSD

trading sekarang

Kepala Penelitian MUFG, Derek Halpenny, menilai CPI Inggris pada Januari sedikit lebih kuat dari perkiraan. Inflasi inti dan komponen layanan mengejutkan di sisi atas, meskipun momentum disinflasi secara keseluruhan masih terlihat. Analisis ini menegaskan bahwa tekanan harga masih ada meski tren umum menurun; hal ini disorot oleh Cetro Trading Insight dalam rangkaian komentar pasar.

Menurut Halpenny, BoE tetap pada jalur untuk memotong 25 basis poin pada Maret. Data CPI yang lebih kuat dapat memberikan sedikit dukungan bagi Pound setelah aksi jual kemarin, meskipun ekspektasi pemotongan masih terpelihara. Pasar tetap memantau perkembangan kebijakan karena pergerakan kurs menggambarkan ketidakpastian terkait ukuran langkah ke depan.

Di sisi lain, CPI tahunan untuk layanan 4.4% jauh di atas proyeksi BoE 4.1%, menandakan inflasi inti yang masih lengket. Harga untuk pemotongan 25bp pada pertemuan mendatang bisa turun sedikit tetap, karena data ini menambah unsur ketahanan pada inflasi inti. Kendati demikian, sisi data tetap menguatkan argumen bahwa pemangkatan 25bp masih relevan dan diperlukan untuk menjaga disinflasi berjalan.

Meski CPI menunjukkan beberapa hambatan, momentum disinflasi tetap menjadi fokus utama BoE. Analisis pasar menunjukkan bahwa para pembuat kebijakan kemungkinan akan mempertahankan jalur pemotongan 25 basis poin di Maret sebagai bagian dari upaya menyeimbangkan pertumbuhan dan inflasi. Peta kebijakan ini tetap menjadi acuan bagi investor dalam menilai risiko mata uang di tengah ketidakpastian global.

Pergerakan harga setelah rilis CPI bisa melambat sedikit, sehingga Pound berpotensi mendapat dukungan tambahan setelah aksi jual kemarin. Pelaku pasar menilai seberapa besar risiko, apakah angka inflasi inti akan menahan laju pemotongan, dan bagaimana perilaku tenaga kerja mempengaruhi keputusan BoE.

Secara keseluruhan, data menunjukkan bahwa prospek pemotongan di Maret tetap relevan. Meskipun dinamika tetap dinamis, para trader disarankan memantau perbaikan inflasi inti dan perkembangan pasar tenaga kerja untuk mengukur peluang selanjutnya.

broker terbaik indonesia