EURJPY Menguat Tipis di 181.85 Menunggu PMI dan Isu Kebijakan ECB

trading sekarang

EURJPY menguat tipis sekitar 181.85 pada perdagangan hari Rabu, menandakan ketahanan saat pasar menilai dampak kebijakan ECB relatif terbatas. Pergerakan itu didorong oleh pelemahan ringan pada yen Jepang akibat dinamika fiskal domestik serta harapan terhadap pembatasan pengaruh kebijakan di zona euro. Laporan dari Financial Times menyinggung bahwa Presiden ECB Christine Lagarde mempertimbangkan pengunduran diri lebih awal, suatu langkah yang konon dapat mengamankan penunjukan penerus sebelum pemilihan presiden Prancis tahun 2027. Meski demikian, bank-bank besar menilai skenario tersebut tidak akan mengubah lanskap kebijakan secara signifikan.

Analisis pasar menunjukkan sebagian besar institusi bank melihat dampak pemilihan waktu pengunduran diri yang lebih dini terhadap pengambilan keputusan ECB sangat terbatas. Nomura menilai bahwa dampak tersebut akan sangat terbatas dan tetap pada skenario tidak ada perubahan suku bunga tahun ini maupun ke depan. Danske Bank juga menekankan bahwa para pemimpin Eropa secara historis menjaga keseimbangan antara anggota yang dovish dan hawkish di Dewan Eksekutif, sehingga risiko pergeseran kebijakan yang besar dapat diminimalkan. Frasa-frasa dari beberapa anggota Governing Council memperkuat harapan bahwa status kebijakan akan tetap stabil dalam waktu dekat.

Investors kini menantikan rilis PMI flash Eurozone dan Jerman yang dijadwalkan Jumat, karena angka tersebut bisa memberikan petunjuk tentang momentum pertumbuhan dan potensi arah kebijakan masa depan. Sinyal pasar akan terarah jika PMI menunjukkan pertumbuhan yang kuat atau melambat, meskipun konteks ECB masih dianggap positif bagi pergerakan EURJPY. Pelaku pasar juga menilai dinamika politik di kawasan bisa menguatkan asumsi bahwa perubahan kebijakan besar tidak akan terjadi dalam waktu dekat.

Di sisi yen, tekanan masih terlihat dari fondasi domestik yang campur aduk. Data perdagangan Jepang memperlihatkan perbaikan pada neraca perdagangan, namun pertumbuhan ekonomi kuartal keempat yang lemah menambah beban pada mata uang tersebut. Spekulasi bahwa perdana menteri Jepang, Sanae Takaichi, akan mengumumkan rencana pengeluaran fiskal besar turut memperkuat kekhawatiran tentang defisit yang lebih luas. Sementara IMF mengingatkan bahwa pemotongan pajak konsumsi bisa mengurangi ruang fiskal dan meningkatkan risiko utang, faktor-faktor ini menambah argumen bahwa pembayaran fiskal masih menjadi perhatian utama.

Pelaku pasar menilai Bank of Japan (BoJ) akan melanjutkan jalur normalisasi kebijakan secara hati-hati, yang pada gilirannya bisa membatasi kerugian JPY terhadap mata uang utama. Perdebatan antara kebijakan fiskal yang ekspansif dan langkah kebijakan moneter yang lebih lunak tetap menjadi pendorong utama pergerakan yen. Ketidakpastian fiskal Jepang menyiratkan tekanan tambahan pada jangka pendek, meskipun beberapa pihak menilai langkah BoJ bisa meredam pelemahan lebih lanjut.

Secara jangka pendek, JPY cenderung tetap tertekan karena ekspektasi fiskal dan dinamika utang. Namun narasi bahwa BoJ akan melanjutkan penyesuaian kebijakan secara bertahap dapat membantu membatasi volatilitas. Di sisi lain, aliran modal global yang membatasi risiko juga bisa membatasi kerugian lebih lanjut bagi yen.

Pelaku pasar akan fokus pada pembacaan PMI flash Eurozone dan Jerman sebagai penentu arah berikutnya. Data ini dapat mempengaruhi persepsi pertumbuhan dan dinamika inflasi yang pada gilirannya membentuk ekspektasi kebijakan. Masyarakat investor menilai bahwa angka PMI yang lebih kuat bisa mendukung nada hawkish di beberapa bank sentral, sementara PMI yang melemah bisa memperkuat kesan tidak ada perubahan besar pada kebijakan jangka pendek.

Kalau ECB mempertahankan status quo, market cenderung melihat EURJPY bergerak dalam kisaran sempit. Namun, potensi kejutan seperti pernyataan pejabat dovish atau hawkish bisa mengubah arah pair dengan cepat. Bank-bank besar juga menilai bahwa risiko politik di Eropa cenderung terjaga sehingga peluang pergeseran kebijakan relatif rendah.

Secara umum, fundamental menyiratkan bahwa arah pasangan mata uang ini bergantung pada konteks makro yang lebih luas, termasuk data ekonomi dan pidato pejabat bank sentral. Karena isi artikel ini tidak memberikan sinyal entry spesifik, sinyal trading untuk EURJPY adalah no. Pasar disarankan menunggu konfirmasi data lanjutan sebelum mengambil posisi.

broker terbaik indonesia