Menurut TD Securities yang dipimpin Andrew Kelvin, Bank of Canada diperkirakan mempertahankan Overnight Rate di 2.25% hingga pertemuan April dan kemungkinan bertahan sepanjang 2026. Analisis ini menekankan bahwa komite kebijakan masih menilai risiko pertumbuhan yang dua arah. Sisi positif datang dari peningkatan aktivitas ekonomi, sementara tekanan harga energi dan dinamika USMCA memberikan konteks penting bagi jalur kebijakan di masa depan.
Bank of Canada diperkirakan akan menyampaikan nada yang lebih seimbang namun tetap berhati-hati, menekankan bahwa kebijakan saat ini akan melihat melalui lonjakan inflasi jangka pendek akibat biaya energi. Proyeksi inflasi inti dan pertumbuhan PDB diperkirakan mengalami revisi ke atas secara moderat pada MPR April, sementara bank menegaskan bahwa risiko dua arah terkait harga minyak akan membatasi optimisme terhadap jalur kebijakan. Tekanan terkait USMCA juga menjadi bagian dari diskusi yang bisa mempengaruhi pandangan pasar terhadap obligasi dan nilai tukar.
Secara keseluruhan, laporan menunjukkan Bank of Canada mungkin menekankan bahwa pertumbuhan masih menunjukkan perbaikan tetapi ada slack signifikan yang tersisa. Komite kebijakan juga diharapkan menyoroti risiko dua arah yang terkait dengan potensi gangguan Hormuz dan dinamika negosiasi USMCA sebagai faktor pendukung ketidakpastian. Perkiraan path suku bunga Desember sekitar 2.61% menggarisbawahi bahwa perubahan besar kebijakan dalam waktu dekat tampaknya belum terkonfirmasi, sambil menekankan poros kebijakan tetap berhati-hati.
Para analis TD Securities menegaskan bahwa kebijakan hold di 2.25% dengan nada netral akan menjadi pedoman utama, sambil mencatat risiko dua arah terkait harga minyak dan negosiasi USMCA. Ketika pasar memperhitungkan dampak energi pada biaya hidup, pandangan mata uang CAD terhadap US dollar tetap rawan pada pergerakan volatil. Cetro Trading Insight menekankan bahwa para pelaku pasar perlu mempertimbangkan bahwa perubahan kebijakan BoC dapat menimbang arah untuk pasangan mata uang CAD.
Desember juga menunjukkan bahwa pasar memperkirakan level 2.61% pada Desember, dan pemulihan menuju level pra-perang kemungkinan lebih lambat daripada respons terhadap satu data dovish. Pergerakan harga tidak akan mudah diprediksi hanya dari satu rilis data, tetapi konteks kebijakan BoC yang tegas terhadap data inflasi membawa sinyal penting bagi trader. Karena itu, spekulasi mengenai arah pair USDCAD perlu menimbang kedua sisi risiko, termasuk gangguan energi dan negosiasi perdagangan antarnegara.
Dengan sikap hold yang konsisten, implikasinya bagi CAD bisa netral hingga sedikit kuat tergantung bagaimana risiko eksternal berkembang. Ketidakpastian terkait USMCA dan penutupan Hormuz memberi warna dua sisi pada prospek pertumbuhan Kanada, yang bisa membatasi pergerakan besar dalam jangka pendek. Secara keseluruhan, narasi ini menyoroti pentingnya manajemen risiko bagi trader yang memegang posisi USDCAD, mengingat kerangka kebijakan yang cenderung berhati-hati dan fokus pada keseimbangan antara inflasi dan pertumbuhan.