BoE Diprediksi Potong Suku Bunga Lagi, GBPUSD Tertekan oleh Data Ketenagakerjaan dan Ketidakpastian Politik

BoE Diprediksi Potong Suku Bunga Lagi, GBPUSD Tertekan oleh Data Ketenagakerjaan dan Ketidakpastian Politik

trading sekarang

Menurut ulasan dari Cetro Trading Insight, Antje Praefcke dari Commerzbank menekankan bahwa data ketenagakerjaan Inggris yang lemah dan inflasi yang masih tinggi mendorong Bank of England untuk mempertimbangkan pemotongan suku bunga lagi. Peluang pelonggaran kebijakan pada bulan Maret tetap hidup meski keputusan Februari menahan suku bunga. Dengan kondisi tersebut, pasar maa menilai bahwa sikap moneter cenderung lebih akomodatif dalam beberapa bulan mendatang.

Analisa ini menyoroti bahwa tren pekerjaan yang melemah telah menjadi faktor utama dalam membentuk ekspektasi pelonggaran. Meski pasar telah menyesuaikan sedikit proyeksi suku bunga, peluang potongan pada Maret tetap relevan karena dinamika tenaga kerja yang tidak menunjukkan perbaikan signifikan. Situasi ini menambah tekanan bagi sterling untuk menjaga arah pergerakannya.

Di samping itu, mengingat inflasi yang masih tinggi dan belum turun secepat yang diharapkan BoE, tim analis menilai bahwa kebijakan moneter akan tetap menimbang antara stabilitas harga dan dukungan pertumbuhan. Ketidakpastian seputar kebijakan bisa membuat gerak sterling lebih sensitif terhadap data ekonomi terbaru maupun komentar pejabat BoE di masa mendatang. Secara keseluruhan, gambaran jangka pendek untuk Pound masih cenderung lemah.

Faktor utama yang memperumit lanskap Pound adalah ketidakstabilan politik di sekitar pemerintahan perdana menteri. Ketidakpastian politik semakin menambah beban pada sentimen pasar dan membuat investor lebih berhati-hati terhadap prospek kebijakan fiskal maupun moneter ke depan. Dalam konteks ini, Pound berpotensi menghadapi volatilitas lebih tinggi jika gejolak politik berlanjut.

Para pelaku pasar menilai tingkat risiko kebijakan yang berubah-ubah akibat dinamika politik tersebut. Ketidakpastian ini berpotensi menekan Pound lebih lanjut jika kebijakan yang jelas dan konsisten sulit dicapai dalam waktu dekat. Meski begitu, beberapa analis tetap melihat kemungkinan stabilisasi jika situasi politik membaik dan data ekonomi Inggris menunjukkan tanda-tanda perbaikan.

Secara teknikal, volatilitas yang didorong oleh berita politik dapat menciptakan peluang swing pada pasangan GBPUSD. Investor disarankan fokus pada konfirmasi data ekonomi dan komentar BoE sebelum mengambil posisi besar. Adanya kompromi politik yang relatif kuat bisa menjadi katalis positif bagi pound, meskipun saat ini arah secara umum tetap cenderung bearish.

Secara garis besar, kombinasi data tenaga kerja yang lemah dan ketidakpastian politik menempatkan GBP dalam posisi lemah terhadap USD dalam jangka pendek. Para pelaku pasar perlu waspada terhadap potensi pergerakan tajam jika rilis data ekonomi berikutnya menunjukkan kemajuan yang signifikan atau jika pernyataan pejabat BoE menggambarkan sikap yang lebih hawkish.

Bagi investor, kunci utamanya adalah manajemen risiko mengingat volatilitas yang lebih tinggi. Skenario utama adalah pound melemah jika data tenaga kerja tetap lemah atau jika kebijakan baru tidak memberikan sinyal jelas. Namun ada juga peluang jika inflasi mulai mereda lebih cepat dan stabilitas politik membaik, yang bisa mendukung pembalikan arah Pound.

Rekomendasi praktis untuk trader adalah memantau rilis data Inggris menjelang Maret dengan cermat dan memperhatikan jawaban kebijakan BoE dari pernyataan resmi. Hindari posisi besar tanpa konfirmasi teknikal karena volatilitas terkait berita politik bisa memperbesar risiko kerugian. Tetap berpegang pada prinsip manajemen risiko dan ukuran posisi yang proporsional dengan volatilitas pasar.

broker terbaik indonesia