CAD diperdagangkan mendekati 1,3635 terhadap USD pada hari Rabu, menunjukkan situasi pasar yang sedang menyesuaikan diri. Data pekerjaan AS terlihat lemah dengan payroll swasta ADP naik hanya 22.000 pada Januari, jauh dari ekspektasi pasar. Penundaan rilis Nonfarm Payrolls resmi hingga minggu depan menambah ketidakpastian seputar tenaga kerja AS. Informasi ini menjadi pendorong utama bagi pergerakan pasangan USD/CAD di sesi saat ini.
Nilai Loonie telah mundur dari level tertinggi enam belas bulan di akhir Januari, didorong oleh data pertumbuhan Kanada yang lebih lemah dan permintaan USD yang pulih secara moderat setelah penunjukan Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve. Sentimen pasar juga terdampak kutipan kebijakan fiskal dan dinamika risiko global yang membentuk ekspektasi terhadap aliran modal ke USD maupun CAD. Secara umum, pipeline data dan komentar pembuat kebijakan menjadi faktor yang menggerakkan arah pasangan mata uang ini.
Fokus pasar selanjutnya adalah laporan tenaga kerja pemerintah yang akan dirilis setelah penutupan sebagian pemerintah berakhir. BLS mengonfirmasi penundaan NFP Januari dan JOLTS Desember karena penutupan fiskal, dengan ekspektasi revisi data mendatang. Dalam konteks teknikal, investor memperhatikan EMA 50 yang berada dekat 1,3700 serta level support sekitar 1,3600 dan resistance di 1,3735-1,3740 sebagai patokan arah jangka pendek.
Harga minyak naik menuju 64 dolar per barel setelah kejadian militer terkait Timur Tengah, di mana serangan drone Iran terhadap kapal induk AS memicu kekhawatiran pasokan. Meskipun ada gesekan geopolitik, Presiden AS menegaskan jalur diplomasi masih terbuka dan pembicaraan tetap dijadwalkan. Fakta bahwa API melaporkan penarikan persediaan minyak yang besar turut menambah dorongan ke sisi bullish komoditas energi.
Indeks Dolar AS (DXY) tetap di sekitar 97,4 pada hari Rabu, menahan rebound dari level terendah. Pasar menilai peluang Fed untuk menjaga suku bunga hingga akhir kuartal ini, dengan potensi pemotongan pertama sekitar Juni 2026 jika dinamika inflasi dan pertumbuhan tetap terkendali. Kondisi ini memberikan konteks penting bagi USD/CAD, karena pergerakan dolar sering kali mempengaruhi permintaan terhadap CAD secara relatif.
Secara teknikal, USD/CAD tampak berada di bawah tekanan dari moving averages utama meski kisaran harga tetap terjaga. EMA 50 berada di sekitar 1,3700, dengan support sekitar 1,3600 dan resistance di zona 1,3725-1,3735. RSI berada di kisaran netral, sekitar 45-50, menunjukkan tidak ada kejenuhan beli maupun jual yang signifikan saat ini. Penutupan mingguan di bawah area 1,3600 berpotensi membuka jalur bearish menuju 1,3430, sedangkan penembusan di atas 1,3735 bisa mengubah justru nada jangka pendek menjadi konsolidasi atau pemulihan.
Bagi trader, kunci utama adalah memantau penutupan mingguan pada level 1,3600. Penutupan di bawah level tersebut bisa menandai momentum bearish lebih lanjut menuju 1,3430. Sebaliknya, jika harga mampu menembus di atas 1,3735, pasar bisa beralih ke fase konsolidasi atau pemulihan yang lebih luas. Kondisi ini mengandung potensi perubahan arah yang perlu diwaspadai secara hati-hati.
RSI berada pada kisaran 45-50, menunjukkan momentum netral tanpa sinyal overbought atau oversold yang jelas. Pasar tetap rentan terhadap kejutan data tenaga kerja dan kebijakan moneter, sehingga volatilitas bisa meningkat pada momen rilis data utama. Pelaku pasar disarankan untuk menjaga eksposur dan menghindari posisi terlalu besar tanpa konfirmasi arah yang jelas.
Untuk manajemen risiko, penting menggunakan ukuran posisi yang proporsional serta stop loss yang cukup jauh dari level masuk untuk menampung volatilitas. Meskipun analisis ini tidak memberi sinyal beli atau jual eksplisit, batasan risiko terhadap skenario bearish menuju 1,3430 atau potensi rebound ke 1,3735 tetap relevan bagi perencanaan perdagangan jangka menengah. Dukungan dari Cetro Trading Insight menekankan pentingnya kehati-hatian dan pemantauan real-time terhadap dinamika data utama yang mempengaruhi USD/CAD.