PMI jasa ISM untuk Januari menunjukkan aktivitas bisnis AS tetap kuat dan melampaui estimasi pasar. Data ini memperkuat pandangan bahwa ekonomi AS masih bisa menjaga pertumbuhan di kisaran moderat. Namun, dinamika pasar tenaga kerja menunjukkan tanda-tanda kelemahan, tercermin dari laporan ADP yang menunjukkan kenaikan payroll swasta hanya sekitar 22 ribu, jauh di bawah ekspektasi 48 ribu.
Gerak EURUSD tertekan oleh kekuatan dolar pasca data AS tersebut, dan pasangan ini diperdagangkan mendekati wilayah 1,1800. Harga berada pada kisaran teknikal yang mengindikasikan antrean terhadap arah kebijakan ECB. Selain itu, penutupan pemerintah AS yang singkat berdampak pada rilisan data lapangan pekerjaan, menambah ketidakpastian jangka pendek.
Pasar menantikan data pekerjaan bulanan utama dan rilisan JOLTS yang sempat dijadwalkan ulang ke 5 Februari. Ketidakpastian jadwal tersebut meningkatkan volatilitas sesaat meski peta kebijakan moneter masih dipengaruhi oleh pernyataan pejabat bank sentral. Saat ini EURUSD diperdagangkan di sekitar 1,1800 sambil menanti arah selanjutnya dari ECB dan komentar Lagarde.
Inflasi HICP Zona Euro pada Januari menunjukkan penurunan yang lebih lembut dengan angka 1,7% YoY dan inti 2,2% YoY. Data ini menambah tekanan pada ECB untuk mempertimbangkan pemotongan suku bunga guna merangsang pertumbuhan. Kondisi ini meningkatkan peluang bahwa siklus kebijakan ECB akan bergerak ke arah pelonggaran daripada kenaikan suku bunga.
Khawatirnya lonjakan biaya input dan beban perusahaan telah mereda, sehingga pedagang mulai menilai prospek kebijakan ECB lebih condong ke pelonggaran. Pasar juga menantikan garis besar kebijakan moneter ECB serta konferensi pers Christine Lagarde untuk petunjuk lebih lanjut. Jika Lagarde menekankan kekuatan euro, hal itu bisa menambah dukungan terhadap euro seiring dengan pelemahan dolar.
Secara umum, data inflasi yang lebih lemah di Zona Euro memperkuat narasi bahwa ECB dapat menahan atau memangkas suku bunga dalam beberapa rapat mendatang. Sementara itu, pergerakan euro bisa didorong lebih kuat jika dolar AS melemah secara luas. Fokus pasar tetap pada pernyataan kebijakan dan arahan dari bank sentral Eropa.
EURUSD berada dalam kisaran sideways menjelang keputusan ECB, bergerak di sekitar 1,1770 hingga 1,1837. Pembalikan dari level terendah harian 1,1775 pada 2 Februari menunjukkan bahwa ketegangan pasar menahan penurunan lebih lanjut. Sejak saat itu pasangan ini mengonsolidasikan di sekitar 1,1770–1,1837, mengantungkan arah pada komentar Lagarde dan data ekonomi yang dirilis.
Jika harga menembus ke atas 1,1837, target berikutnya berada di 1,1850 dan 1,1900. Sebaliknya, penurunan di bawah 1,1770 membuka peluang perpanjangan koreksi ke SMA 20-hari di 1,1759, SMA 50-hari di 1,1719, dan SMA 100-hari di 1,1678. Level-level ini menjadi rujukan untuk strategi trading jangka pendek yang responsif terhadap kejutan kebijakan.
Rencana manajemen risiko tetap menjadi kunci karena pergerakan harga bisa berubah menjelang rilis ECB. Para trader disarankan memantau rilis data ekonomi AS dan pernyataan Lagarde secara berkala untuk menilai potensi pergeseran arah. Dalam kerangka ini, arah jangka pendek EURUSD tetap sangat tergantung pada kejutan kebijakan moneter dan dinamika dolar secara global.