EUR/USD Tertekan oleh Data AS yang Menguatkan Dolar, Fokus ke Menit FOMC

EUR/USD Tertekan oleh Data AS yang Menguatkan Dolar, Fokus ke Menit FOMC

Signal EUR/USDSELL
Open1.182
TP1.174
SL1.194
trading sekarang

EUR/USD berada di jalur turun pada perdagangan Rabu karena data ekonomi kelas menengah AS memberikan dukungan terhadap dolar AS. Data yang lebih kuat dari ekspektasi mendorong dolar naik terhadap mata uang utama. Pergerakan ini mencerminkan dominannya faktor fundamental dalam sesi perdagangan saat ini.

Sektor euro juga mendapat tekanan karena kabar bahwa Christine Lagarde berpotensi mengundurkan diri sebelum masa jabatan berakhir pada 2027. Meskipun belum ada konfirmasi resmi, rumor tersebut menambah kekhawatiran investor terhadap masa depan kebijakan ECB. Pasar menilai risiko kebijakan moneter Eropa lebih berhati-hati dalam jangka pendek.

Hingga saat ini EUR/USD berada sekitar 1.1817, turun sekitar 0.25% pada hari itu. Level ini mencerminkan reaksi pasar terhadap pengetatan dolar dan kabar kebijakan moneter yang akan datang. Analisis teknikal menunjukkan adanya tekanan jual di dekat level resistance terdekat.

Data produksi industri pada Januari naik 0.7%, mengalahkan ekspektasi 0.4% dan lebih tinggi dari revisi Desember sebesar 0.2%. Laporan tersebut menunjukkan bahwa sektor manufaktur tetap memiliki momentum meskipun tekanan biaya. Hal ini memberi dukungan pada penggunaan kapasitas produksi serta proyeksi pertumbuhan.

Pesanan barang tahan lama Desember turun 1.4%, lebih kecil dari perkiraan penurunan 2.0%. Pesanan inti yang tidak mencakup transportasi turun 2.5% setelah lonjakan 6.6% pada November. Sisi transportasi menunjukkan pergerakan yang kontras dengan kenaikan 0.9% pada pesanan inti, melampaui ekspektasi 0.3% dan menambah volatilitas pada data sektor manufaktur.

Izin bangunan Desember naik menjadi 1.448 juta, lebih tinggi dari proyeksi 1.40 juta, dan permulaan perumahan naik menjadi 1.404 juta. Data ini menambah bukti bahwa permintaan rumah tetap kuat meski tingkat suku bunga tinggi. Reaksi pasar terhadap data ini membantu menjelaskan pergerakan dolar menuju level tertinggi baru beberapa hari terakhir.

Fokus Pasar ke Menit FOMC dan Prospek Kebijakan

Pelaku pasar menantikan risalah pertemuan FOMC Januari untuk petunjuk kebijakan selanjutnya. Risalah tersebut dapat mengungkap nuansa pandangan para ekonom tentang jalur suku bunga. Informasi ini bisa mengubah arah ekspektasi pasar terhadap laju dolar dan EURUSD.

Dalam rapat tersebut bank sentral memutuskan suku bunga tetap di 3.50-3.75 persen dengan suara 10-2. Keputusan ini menempatkan fokus pada bagaimana prospek inflasi dan pasar tenaga kerja mempengaruhi kebijakan di masa mendatang. Pasar menilai bahwa laju pemotongan suku bunga masih belum jelas, meski beberapa indikator menunjukkan pelemahan tekanan inflasi.

Kondisi tenaga kerja menunjukkan resilien. Nonfarm Payrolls bertambah sekitar 130 ribu di Januari dan tingkat pengangguran berkurang menjadi 4.3%. CPI inti naik 0.2% secara bulanan, sementara laju inflasi tahunan turun menjadi 2.4%. Pasar menduga bahwa jeda kenaikan suku bunga akan datang lebih lambat dan Fed bisa menempuh jalur pemotongan secara bertahap pada paruh kedua tahun ini.

broker terbaik indonesia