Data pengangguran Australia pada Januari berada pada 4.1 persen, tetap berada di bawah proyeksi RBA untuk kuartal kedua. Kondisi ini menandai momentum ketenagakerjaan yang kuat dan mendukung kebijakan moneter yang cenderung lebih tegas. Dengan basis tenaga kerja yang sehat, AUD menjadi lebih sensitif terhadap risiko global dan dinamika ekonomi domestik.
Analisis menunjukkan bahwa kekuatan pasar kerja menambah tekanan bagi RBA untuk menjaga sikap kebijakan hawkish. Pasar obligasi memperkirakan kenaikan sekitar 25 basis poin hingga Juni, meski risiko geopolitik membatasi sentimen global. Kondisi ini tetap menjadikan AUD sebagai aset yang lebih responsif terhadap data ekonomi dan kebijakan moneter.
OCBC tetap konstruktif terhadap AUDUSD dan memproyeksikan target sekitar 0.73 pada akhir 2026. Fokus utama terletak pada bagaimana faktor global pro siklus dapat menjadi fondasi bagi penguatan lanjutan di tengah penantian keputusan kebijakan. Rencana jangka panjang ini bergantung pada stabilitas tenaga kerja dan arah kebijakan RBA.
Kekhawatiran geopolitik membebani kinerja saham global meski data domestik mendukung AUD. Pergerakan harga cenderung terbatas pada level saat ini karena sentimen risiko yang berubah-ubah, sehingga penguatan AUD tidak selalu tampak konstan pada setiap sesi. Walau demikian, faktor fundamental tetap menjadi dukungan utama bagi mata uang kompak di pasar global.
Sejalan dengan itu, backdrop pro siklus global yang lebih kuat diperkirakan memberikan dasar yang lebih konstruktif untuk penguatan AUD di masa mendatang. Pergerakan pasar menyoroti bahwa kebijakan moneter yang lebih hawkish di daerah ini bisa menawarkan ruang bagi AUD untuk menguat ketika likuiditas global pulih. Sinyal-sinyal ini membantu menjaga arah AUD meski volatilitas tetap ada.
Analisis ini menekankan bahwa meskipun volatilitas terjadi, tenaga kerja yang tahan banting dan sikap hawkish RBA menempatkan AUD pada jalur positif terhadap dolar AS. Pembuat kebijakan di kawasan ini diharapkan tetap fokus pada data ekonomi domestik serta dinamika geopolitik. Cetro Trading Insight menekankan pentingnya mengikuti rilis data utama untuk memahami arah kebijakan secara menyeluruh.
OCBC menargetkan AUDUSD sekitar 0.73 pada akhir 2026, mencerminkan ekspektasi jangka panjang terhadap mata uang Australia meski rilis data berpotensi menambah volatilitas. Target ini berangkat dari daya tahan tenaga kerja dan potensi kebijakan yang tetap hawkish. Realisasi akan bergantung pada stabilitas geopolitik dan arah pertumbuhan ekonomi global.
Bagi trader, fokus utama adalah data tenaga kerja, pernyataan kebijakan RBA, dan dinamika geopolitik. Narasi fundamental menempatkan AUD pada posisi yang lebih kuat ketika risiko global mereda dan pertumbuhan domestik tetap solid. Aktivitas perdagangan bisa menunjukkan pergeseran seiring perubahan ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter.
Sebagai bagian dari Cetro Trading Insight, kami mendorong pendekatan yang disiplin. Gunakan evaluasi risiko yang jelas, ikuti rilis data utama secara terjadwal, dan sesuaikan ekspektasi dengan dinamika pasar. Hindari overtrading saat volatilitas meningkat dan selalu sesuaikan posisi dengan toleransi risiko pribadi.