Analis Deutsche Bank, Michael Hsueh, menegaskan outlook bullish untuk emas dengan target harga $6.000 per ons. Meski terjadi koreksi harga baru-baru ini, mereka menyatakan bahwa perubahan fundamental dalam sentimen investor belum terlihat. Analisis ini diulas oleh Cetro Trading Insight sebagai bagian dari upaya menjaga pembaca tetap terinformasi dengan bahasa yang jelas.
Koreksi tersebut tidak mengubah pilar fundamental yang mendukung uptrend logam mulia. Faktor tematik tetap positif dan aliran permintaan dari institusional dan investor ritel diperkirakan tetap kuat. Penilaian ini mencerminkan sinyal bahwa kebutuhan hedging dan diversifikasi membawa emas tetap menarik sebagai bagian dari portofolio.
Para analis menilai bahwa rasional alokasi emas kemungkinan tidak berubah secara drastis dalam jangka menengah. Mereka juga membandingkan kondisi saat ini dengan periode ketika emas melemah signifikan di era 1980-an dan 2013 untuk menguji risiko pembalikan. Dalam laporan, Tiongkok disebut sebagai motor utama aliran investasi logam mulia yang memberikan dukungan berkelanjutan.
Faktor pendorong tematik untuk emas tetap positif menurut laporan tersebut. Penyesuaian harga dinilai telah melampaui katalis jangka pendek dan tidak membalikkan sentimen investor secara mendasar. Investasi institusional dan kepemilikan emas pribadi diperkirakan tetap mencari peluang dalam volatilitas pasar.
Riset menyoroti aliran investasi dari Tiongkok sebagai faktor utama yang mendongkrak prospek emas. Kenaikan premi SGE pada akhir pekan lalu diartikan sebagai bukti minat beli yang meningkat terhadap logam mulia. Hal ini menambah dukungan terhadap narasi bahwa emas akan tetap berada dalam fokus kebutuhan hedging risiko global.
Dinamik ini memberi kerangka bagi investor global untuk menilai risiko dan potensi imbal hasil. Meski volatilitas tetap hadir, dukungan dari aliran modal China dan kebutuhan diversifikasi membuat emas tetap relevan sebagai bagian dari strategi aset campuran. Pihak editorial Cetro Trading Insight berkomitmen memantau pergerakan pasar dan menyajikan pembaruan analitis secara berkala.
Sekaligus, prospek emas dinilai tidak menunjukkan tanda-tanda pembalikan yang berkelanjutan dalam waktu dekat. Pasar menilai bahwa dukungan fundamenta tetap kuat meski koreksi harga terjadi. Analisis ini dirangkum untuk pembaca kami di Cetro Trading Insight.
Para analis menekankan bahwa perbandingan dengan kondisi di era 1980-an dan 2013 membantu memahami risiko jangka panjang, tetapi konteks saat ini berbeda secara signifikan. Kebijakan moneter, dinamika permintaan industri dan preferensi investor mempengaruhi jalur harga emas ke depan. Investor disarankan menjaga pendekatan berimbang dan tidak hanya bergantung pada satu katalis.
Artikel ini menggambarkan bagaimana aliran investasi dari Tiongkok menjadi pendorong utama, sambil menekankan pentingnya manajemen risiko dan toleransi volatilitas. Cetro Trading Insight akan terus mengkaji data aliran modal, sentimen pasar, dan level teknikal untuk menilai peluang di XAUUSD. Pembaca didorong mengikuti pembaruan kami untuk konteks perdagangan yang lebih tepat.