Dolar Menguat Pasca Fed Hold, EURUSD Terseret, Investor Tinjau ECB dan BoE

Dolar Menguat Pasca Fed Hold, EURUSD Terseret, Investor Tinjau ECB dan BoE

Signal EUR/USDSELL
Open1.166
TP1.160
SL1.170
trading sekarang

Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight untuk pembaca setia kami. Pada hari ini, bank sentral utama memutuskan untuk menahan suku bunga, menegaskan jalannya kebijakan yang cermat dalam menghadapi dinamika inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Keputusan ini menopang stabilitas pasar sambil menjaga ekspektasi pasar terhadap jalur kebijakan yang lebih lanjut, terutama di tengah tekanan volatilitas global.

Di garis depan kebijakan, FOMC memutuskan 8-4 untuk kebijakan tersebut, mencerminkan perpecahan suara terbesar sejak Oktober 1992. Beberapa anggota, termasuk Stephen Miran, mengemukakan dissent terhadap bias pelonggaran lebih lanjut, sedangkan Beth Hammack, Neel Kashkari, dan Lorie Logan memilih untuk menahan dengan bias pelonggaran tidak dimasukkan dalam pernyataan. Ketegangan ini mengguncang pasar nilai tukar dan memperkuat fokus terhadap arah kebijakan berikutnya.

Implikasi kebijakan ini terhadap dolar AS menunjukkan potensi pergerakan lanjutan bagi mata uang utama. DXY diperdagangkan mendekati zona 99.00, menandai kekuatan mata uang terhadap aset berisiko. Investor menilai bagaimana keputusan Fed akan memunculkan risiko inflasi serta jalur suku bunga di kuartal- kuartal mendatang, sambil menantikan sinyal dari ECB yang akan menyusul dalam agenda ekonomi.

EURUSD melemah menuju level sekitar 1.1660 karena kekuatan dolar yang lebih luas dan sikap hawkish pada penahanan Fed. Pergerakan ini terjadi di tengah harga energi yang meningkat dan ekspektasi pasar terhadap perubahan kebijakan di zona euro. Para analis mencatat bahwa pergerakan kurs ini menambah tekanan pada pasangan mayor yang sensitif terhadap perbedaan suku bunga antara Washington dan Eropa.

GBPUSD turun mendekati 1.3470 ketika pasar menunggu keputusan BoE. Pasar menilai risiko volatilitas lebih lanjut terkait kemungkinan perubahan suku bunga dan pandangan mengenai prospek ekonomi Inggris. Sementara USDJPY berada pada kisaran 160.40, mencatat bahwa dolar menguat terhadap yen dan menjaga posisi di level tertinggi dua tahun.

Di sisi komoditas, minyak WTI melonjak sekitar 106.95 per barel seiring klaim bahwa Hormuz tetap diblokade. Di sisi lain emas melemah dan bergerak mendekati 4540, mencerminkan porsi likuiditas dolar yang lebih besar. Sinyal ini juga diterapkan pada dinamika pasokan global setelah UAE mengumumkan mundur dari OPEC, meskipun dampaknya terhadap harga minyak relatif terbatas pada jangka pendek.

banner footer