DXY Rebound Sementara namun Bias Bearish Masih Dominan: Analisa Pasar Global

DXY Rebound Sementara namun Bias Bearish Masih Dominan: Analisa Pasar Global

trading sekarang

Indeks DXY rebound dari level terendah dua pekan, namun jalur mingguan tetap berada di wilayah negatif. Pergerakan ini muncul di tengah rangkaian faktor eksternal yang membentuk sentimen risiko, termasuk dinamika geopolitik serta ketegangan perdagangan yang kembali meningkat. Para pelaku pasar mengawasi setiap sinyal kebijakan dan respons pasar terhadap berita internasional.

Nilai tukar dolar AS diperdagangkan sekitar 98.21, rebound dari 97.72 yang disentuh sebelumnya. Ketegangan perdagangan, terutama ancaman tarif pada impor mobil Eropa, menambah volatilitas meski ada upaya diplomatik terkait materi Iran melalui mediator Pakistan. Ketegangan terkait program nuklir Iran tetap menjadi risiko utama untuk arah dolar di jangka pendek.

Faktor-faktor tersebut membuat DXY rentan terhadap pergerakan sideways dengan tekanan lebih besar jika berita baru muncul. Menurut kajian Cetro Trading Insight, sentimen global saat ini cenderung menahan penguatan dolar meskipun ada upaya meredam risiko, sehingga fokus beralih pada bagaimana data dan berita kebijakan selanjutnya membentuk reli selanjutnya.

Secara teknis, DXY menunjukkan bias bearish jangka pendek dengan harga bergerak di bawah zona moving average utama. Struktur teknis menunjukkan tingkat resistensi bertumpuk di sekitar level 98.47 hingga 98.56, yang membatasi upaya kenaikan lebih lanjut.

Momentum pada grafik harian terhitung lemah; RSI berada di kisaran rendah sekitar 40-an, sementara MACD masih berada di zona negatif tanpa sinyal jual yang kuat. Kondisi ini mengindikasikan tekanan turun masih ada, meski tidak ada sinyal oversold yang jelas.

Support pertama berada di sekitar 98.01, di mana pembeli sebelumnya muncul untuk membatasi penurunan. Agar bias turun tetap terjaga, harga perlu gagal menembus resistance kunci dan terkonfirmasi menguat di bawah 98.47, sedangkan penembusan di atas 98.98 akan menjadi sinyal perubahan tren jangka pendek. Analisis ini relevan bagi trader yang mengikuti dinamika dolar, dengan fokus pada level teknis utama.

banner footer