Menurut Cetro Trading Insight, Christine Lagarde menyampaikan di hadapan Parlemen Eropa bahwa prospek zona euro tetap sangat tidak pasti. Pertumbuhan didorong oleh peningkatan pendapatan riil, pasar kerja yang tangguh, dan investasi dalam pertahanan, infrastruktur, serta digitalisasi. Namun, hambatan seperti tarif, penguatan euro, dan ketegangan geopolitik menimbang perdagangan.
Inflasi diproyeksikan stabil di target 2 persen dalam jangka menengah. Pertumbuhan upah diperkirakan moderat sekitar 3 persen, menggambarkan tekanan biaya hidup yang melonjak di periode transisi. ECB akan tetap menjalankan pendekatan berbasis data dan menilai arah kebijakan secara pertemuan demi pertemuan tanpa mengikat jalur suku bunga.
Lagarde menegaskan ECB tidak menargetkan euro secara langsung, namun fokus pada penahanan ekspektasi inflasi melalui komunikasi yang jelas dan peningkatan literasi keuangan untuk menjaga kepercayaan publik dan efektivitas kebijakan. Strategi ini menempatkan transparansi sebagai instrumen kebijakan utama sehingga risiko misinterpretasi pasar bisa diminimalkan. Dalam laporan ini, Cetro Trading Insight menilai bahwa fokus pada komunikasi menambah konsistensi kebijakan meski volatilitas nilai tukar tetap menjadi risiko.
Inflasi diproyeksikan stabil di tingkat target 2 persen dalam jangka menengah, dengan dinamika upah yang moderat sekitar 3 persen. Pertumbuhan pendapatan riil dan pasar kerja yang resilien menjadi pendorong utama permintaan domestik, sementara investasi publik di pertahanan, infrastruktur, dan digitalisasi menambah kapasitas ekonomi. Namun, hambatan eksternal seperti tarif perdagangan dan apresiasi euro menambah risiko terhadap perdagangan lintas batas dan investasi asing.
Tarif yang lebih tinggi, kekuatan euro, dan ketegangan geopolitik menambah beban pada rantai pasokan serta sentimen bisnis di zona euro. Ketiganya meningkatkan volatilitas harga dan menunda keputusan investasi jangka menengah. Kebijakan ECB yang data-dependent menuntut pelaku pasar untuk menilai data aktual secara cermat.
Dengan kebijakan yang bergantung pada data, investor disarankan memantau perkembangan data inflasi, pertumbuhan, dan komentar eksekutif ECB. Hal ini membantu menilai arah kemungkinan perubahan kebijakan tanpa overreaction. Cetro Trading Insight menyarankan menjaga diversifikasi dan kesiapan menghadapi volatilitas nilai tukar.
Komentar Lagarde menandai komitmen ECB pada pendekatan berbasis data, sehingga volatilitas jangka pendek pada mata uang dan aset berisiko bisa meningkat saat rilis data utama. Pelaku pasar perlu memahami bahwa kebijakan ini menekankan kejernihan komunikasi sebagai bagian dari alat kebijakan.
Untuk trader forex, evaluasi terhadap pasangan EURUSD akan sangat bergantung pada data inflasi, pertumbuhan, dan perubahan ekspektasi suku bunga jangka menengah. Laporan yang menunjukkan sinyal pengetatan lebih lemah atau kuat bisa menggerakkan euro secara signifikan dalam beberapa sesi perdagangan. Sambil itu, investor disarankan fokus pada data rilis daripada spekulasi jangka pendek.
Literasi keuangan menjadi pilar penting karena ECB menekankan komunikasi yang efektif untuk menjaga kepercayaan publik. Cetro Trading Insight menekankan bahwa pemahaman konsep kebijakan moneter dapat membantu investor membuat keputusan yang lebih terukur. Kebijakan berbasis komunikasi bisa menjadi alat moderasi volatilitas jika disampaikan dengan jelas.